GWM Tank 300 Resmi Dapat Penyegaran Desain dan Teknologi Baru
Pasar otomotif China resmi menyambut penyegaran besar untuk GWM Tank 300. SUV bergaya tangguh ini membawa rombakan besar pada sektor desain, fitur teknologi, hingga kemampuan jelajah off-road. Dikutip dari Moladin, model terbaru ini kini dilengkapi dengan varian plug-in hybrid (PHEV).
Teknologi tersebut diklaim mampu membuat kendaraan melaju sejauh 200 km hanya dengan mengandalkan tenaga baterai. Langkah pembaruan ini membuat daya tarik GWM Tank 300 semakin kuat di mata konsumen. Mobil ini menyasar segmen pengguna yang menginginkan kendaraan tangguh dengan sokongan teknologi modern.
Proses pre-sales untuk pasar domestik China dijadwalkan bakal dimulai pada 6 Juli 2026. Setelah fase tersebut selesai, GWM berencana memasarkan kendaraan ini ke berbagai negara di dunia.
Perubahan visual yang paling mencolok langsung terlihat pada area wajah depan. Logo lama bermotif huruf "TANK" berukuran besar kini resmi menggantikan logo berbentuk huruf "T". Komponen bumper depan juga mendapatkan rancangan baru lengkap dengan aksen baut terbuka. GWM turut menyematkan recovery point baru untuk mempertegas identitasnya sebagai SUV penjelajah medan berat.
Fungsionalitas penuh dari titik recovery tersebut memang belum dipastikan secara detail. Namun, kehadirannya sukses mendongkrak estetika mobil agar tampak lebih siap menghadapi jalur ekstrem. Sektor pilar A kini memiliki dudukan tambahan yang cukup unik. Dudukan ini diduga kuat berfungsi untuk memasang peranti aksesori tambahan seperti lampu LED eksternal maupun bracket kamera.
Gaya desain ini membuat penampilan Tank 300 versi terbaru semakin mendekati konsep Hooke Edition. Konsep kendaraan modifikasi tersebut sebelumnya sempat dipamerkan dalam ajang Auto Shanghai 2025.
Sasis Baru dan Dimensi Lebih Melar
Penyegaran tidak hanya menyentuh sektor estetika luar melainkan juga menyasar struktur sasis. Bagian overhang depan kini dibuat lebih pendek demi meningkatkan performa sudut approach.
Perubahan rancangan ini otomatis membuat mobil menjadi lebih andal saat melewati tanjakan curam. Pengendara juga akan lebih percaya diri ketika menghadapi jalur yang penuh dengan batu besar. Berdasarkan rincian data resmi dalam dokumen homologasi di China, mobil ini memiliki panjang 4.886 mm, lebar 1.984 mm, serta tinggi mencapai 1.927 mm.
Jarak poros roda atau wheelbase tercatat berada di angka 3.010 mm. Meski struktur sasis mendapatkan revisi, sistem suspensi depan diperkirakan tetap mengandalkan double wishbone. Sementara itu, sektor suspensi belakang mempertahankan live axle yang dipadukan dengan multi-link.
GWM juga dilaporkan bakal menyertakan fitur differential lock belakang sebagai kelengkapan standar. Bagi konsumen yang membutuhkan spesifikasi lebih tinggi, komponen differential lock depan tetap disediakan melalui jalur opsi tambahan.
Penyematan Teknologi LiDAR dan Fitur Pintar
Satu hal yang cukup mencuri perhatian adalah munculnya tonjolan khusus tepat di atas kaca depan. Komponen tersebut diduga kuat menjadi wadah bagi penempatan sensor radar berbasis LiDAR. Sensor mutakhir ini umumnya diintegrasikan untuk menyokong sistem bantuan mengemudi tingkat lanjut. Jika rumor ini akurat, GWM Tank 300 terbaru berpotensi besar mengadopsi sistem asisten berkendara Coffee Pilot Ultra.
Sistem cerdas rancangan Great Wall Motor tersebut memiliki kemampuan mumpuni dalam mengoptimalkan fitur adaptive cruise control. Fitur lain seperti lane centering hingga mode berkendara semi-otonom juga bisa beroperasi di berbagai situasi jalan. Integrasi peranti LiDAR ini menjadi salah satu lonjakan teknologi paling krusial untuk seri ini. Sebab, seri Tank 300 sebelumnya cenderung lebih populer sebagai SUV off-road konvensional ketimbang mobil pintar.
Performa Varian Mesin PHEV dan Konvensional
Lompatan performa paling masif justru ditemukan pada opsi penggerak plug-in hybrid. Pabrikan memperkenalkan sistem Hi4-Z paling anyar yang dikawinkan dengan paket baterai berkapasitas sekitar 60 kWh. Pasokan daya dari baterai besar tersebut membuat mobil diklaim mampu menjelajah hingga jarak 200 km dalam mode elektrik murni berdasarkan standar WLTC.
Catatan ini tergolong sangat panjang untuk kategori SUV PHEV sekelasnya. Bagi konsumen tradisional, opsi mesin pembakaran internal konvensional (ICE) juga tetap dipertahankan. Pilihan yang tersedia meliputi mesin bensin 2.0 turbo dengan semburan daya sebesar 235 hp.
Opsi kedua adalah varian mesin diesel 2.4 turbo yang sanggup memproduksi torsi puncak hingga 490 Nm. Varian tertinggi mengandalkan mesin V6 3.0 turbo yang mampu menggelontorkan tenaga masif di kisaran 355 hp.
Peluang Ekspansi ke Pasar Global
Saat ini di pasar domestik China, kendaraan tangguh ini ditawarkan dengan estimasi harga mulai dari 199.800 yuan hingga tipe tertinggi seharga 249.800 yuan. Nilai tersebut setara dengan kisaran Rp530 jutaan sampai Rp663 jutaan.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional, GWM menyediakan lini varian penggerak yang cukup variatif. Konsumen global nantinya bisa memilih mulai dari varian mild hybrid, hybrid konvensional, hingga plug-in hybrid.
Kombinasi desain eksterior modis, sensor LiDAR, kapabilitas off-road mumpuni, serta jangkauan baterai yang jauh membuat mobil ini menjadi penantang kuat. Setelah resmi meluncur di China, SUV ini berpeluang besar untuk segera mengaspal di pasar global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow