Harga Emas Dunia Melonjak Jadi 4087 USD Per Ons Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga emas dunia melonjak ke level 4.087,01 USD per troy ons pada hari Senin, 29 Juni 2026. Berdasarkan data pasar global terbaru, komoditas logam mulia ini mencatatkan kenaikan harian yang signifikan sebesar 1,49 persen dibandingkan dengan hari perdagangan sebelumnya.

Kenaikan tajam ini menghentikan tren koreksi yang sempat membayangi pergerakan emas dalam beberapa pekan terakhir. Meskipun sempat diperdagangkan di kisaran 4.040 USD per ons pada penutupan hari Jumat lalu, aset aman ini langsung bergerak menguat di awal pekan.

Menurut laporan data Trading Economics, performa emas dalam satu bulan terakhir sebenarnya masih membukukan penurunan sebesar 8,28 persen. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada setahun lalu, nilai investasi logam mulia ini telah meroket hingga 25,05 persen.

Harga Emas Antam Hari ini Naik TIpis, Harga Buyback Melambung (27 Juni 2026) | tvOnenewscom dan tvOneNews

Faktor Pemicu Lonjakan Emas dan Data Inflasi Global

Penguatan harga emas dunia pada hari ini sangat dipengaruhi oleh rilis data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Tekanan inflasi yang masih tinggi membuat para pelaku pasar kembali memburu emas sebagai aset pelindung nilai dari penurunan daya beli mata uang fiat.

Kenaikan Indeks Inflasi PCE Amerika Serikat

Tingkat inflasi utama PCE Amerika Serikat dilaporkan meningkat menjadi 4,1 persen untuk periode Mei 2026. Di saat yang sama, tingkat inflasi keseluruhan di negara ekonomi terbesar dunia tersebut berada di angka 4,20 persen, memicu kekhawatiran pasar atas stabilitas mata uang.

Kebijakan Suku Bunga dan Proyeksi Makro

Guna meredam laju inflasi tersebut, suku bunga Amerika Serikat saat ini masih tertahan di angka 3,75 persen per Juni 2026. Tingginya ketidakpastian ekonomi ini membuat model makro global Trading Economics memproyeksikan emas akan diperdagangkan kokoh pada level 4.090,02 USD per troy ons pada akhir kuartal ini.

Selain emas, pergerakan positif juga terjadi pada mayoritas komoditas logam berharga dan logam industri lainnya pada penutupan pekan ini. Investor cenderung mendiversifikasi portofolio mereka ke sektor komoditas keras di tengah gejolak pasar keuangan makro.

Berikut adalah rincian data pergerakan harga komoditas global berdasarkan pembaruan data pasar terakhir:

Tabel Pergerakan Harga Komoditas Global Per Juni 2026
Nama KomoditasHarga Terkini (USD)Perubahan HarianPerubahan BulananPerubahan Tahunan
Emas (t.oz)4.087,01+1,49%-8,28%+25,05%
Perak58,78+1,61%-20,87%+63,37%
Tembaga6,14+1,15%-2,63%+21,23%
Platina1.630,60+1,72%-15,43%+21,88%
Baja3.064,00+0,20%-2,95%+3,44%
Lithium152.500,00-2,87%-13,84%+149,39%
Bijih Besi100,33-0,04%-8,18%+6,18%

Berdasarkan data di atas, perak mencatatkan kenaikan harian tertinggi sebesar 1,61 persen ke level 58,78 USD, sementara lithium justru mengalami tekanan harian paling dalam dengan penurunan 2,87 persen.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Tren Jangka Panjang dan Rekor Historis Emas

Meskipun saat ini emas dunia berada di level 4.087,01 USD per troy ons, angka ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa atau all-time high (ATH). Titik puncak tertinggi tersebut pernah dicapai pada Januari 2026 yang lalu, di mana harga emas sempat menyentuh level 5.608,35 USD per troy ons.

Kendati demikian, prospek jangka panjang untuk komoditas ini dinilai masih cukup menjanjikan oleh para pengamat komoditas eksternal. Dalam jangka waktu 12 bulan ke depan, harga emas dunia diperkirakan berpotensi merangkak naik dan mencapai target estimasi di level 4.460,56 USD per troy ons.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed