itel Meluncurkan itel A100C untuk Jangkau Pengguna Entry-Level

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

itel resmi meluncurkan ponsel kelas bawah terbarunya yang bernama itel A100C untuk menjangkau lebih banyak pengguna di Indonesia. Guna mendukung mobilitas harian, perangkat ini mengandalkan baterai berkapasitas 5.000mAh. Keamanan ponsel ini ditunjang oleh sensor pemindai sidik jari pada bagian samping bodi.

Fitur pengenalan wajah juga turut dihadirkan lewat teknologi Face Unlock untuk membuka kunci layar. Dikutip dari Gadgetren, ponsel pintar ini membawa sensor inframerah. Komponen tersebut memungkinkan perangkat dialihfungsikan menjadi remote control untuk mengendalikan berbagai alat elektronik rumah tangga.

Tampilan luar gawai ini dirancang menyerupai desain ponsel kelas menengah. Pabrikan menyediakan empat opsi varian warna yang terdiri atas Hitam Murni, Emas Titanium, Biru Menyala, serta Hijau Sutra.

Opsi Hitam Murni menawarkan estetika pekat yang memberikan kesan kalem bagi penggunanya. Sementara itu, varian Emas Titanium hadir dengan sentuhan gradasi halus yang menarik perhatian mata. Bagi yang menyukai kesan misterius, varian Hijau Sutra memamerkan gradasi warna hijau gelap. Adapun opsi Biru Menyala menampilkan warna biru muda cerah berhias pola guratan artistik mirip cat air.

Pada sektor visual, perangkat ini mengadopsi layar berukuran 6,6 inci dengan resolusi HD+ 1612 x 720 piksel. Keberadaan refresh rate mencapai 90Hz menjamin kelancaran transisi antar menu. Sistem operasi yang dijalankan adalah itel OS 15 yang berbasis pada Android 15 Go Edition. Perangkat lunak ini diklaim ringan dan optimal untuk ponsel berspesifikasi rendah.

Dapur pacunya ditenagai oleh chipset Unisoc T7100 (12nm) Octa-Core 1,8 GHz. Komponen ini dipadukan dengan tiga pilihan kapasitas RAM, yaitu 2 GB, 3 GB, atau 4 GB. Sektor penyimpanan internal menyediakan kapasitas sebesar 64 GB atau 128 GB.

Varian penyimpanan 128 GB diklaim mampu menampung berkas hingga mencapai 40.000 foto. Kinerja multitasking aplikasi juga dapat ditingkatkan berkat adanya fitur RAM Virtual hingga 8 GB. Penambahan ruang ini membantu kelancaran operasional saat membuka beberapa aplikasi bersamaan.

Baterai jumbo 5.000mAh yang tertanam diklaim mampu bertahan selama 8,5 jam untuk bermain game. Ketahanan lainnya mencakup 11,5 jam menonton video singkat dan 25 jam navigasi peta.

Daya baterai juga sanggup menopang panggilan telepon hingga 27,7 jam, memutar lagu selama 83,3 jam. Dalam kondisi siaga, daya tahan baterai diklaim mampu mencapai 32 hari. Keunggulan lain terletak pada sertifikasi ketahanan berstandar militer MIL-STD 810H.

Sertifikat ini membuktikan ketangguhan perangkat terhadap guncangan, benturan, suhu ekstrem, hingga kelembapan. Ponsel ini telah melewati uji jatuh dari ketinggian 1,22 meter sebanyak 26 kali. Pengujian juga mencakup suhu tinggi 43 derajat Celsius, suhu rendah -21 derajat Celsius, dan kelembapan 95%.

Fitur UltraLink turut disematkan untuk memudahkan komunikasi suara gratis jarak jauh memanfaatkan koneksi Bluetooth. Layanan ini berguna saat pengguna berada di area minim sinyal seluler.

Beberapa Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

Meskipun memiliki beragam kelebihan, perangkat ini masih mempertahankan desain poni berbentuk waterdrop. Tampilan ini dinilai kurang modern dibandingkan ponsel kompetitor yang sudah menggunakan punch hole.

Sektor fotografi depan juga hanya mengandalkan kamera beresolusi 5 MP. Ukuran resolusi tersebut tergolong kecil jika dibandingkan ponsel entry-level masa kini yang rata-rata menggunakan kamera 8 MP atau 13 MP.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed