Jetour T2 Pertahankan Harga Jual SUV Meski Rupiah Melemah
Pelemahan nilai tukar rupiah sering kali memicu lonjakan harga mobil baru, terutama untuk model yang mengandalkan komponen impor. Meski demikian, kondisi tersebut tidak memengaruhi banderol salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) tangguh, Jetour T2. Di tengah tekanan mata uang yang menembus Rp18.181 per dolar AS pada 9 Juni 2026, PT Jetour Sales Indonesia mengambil langkah untuk tidak menaikkan harga jual produk andalannya.
Dikutip dari Moladin, Jetour T2 saat ini dipasarkan dengan harga normal Rp588 juta On The Road (OTR) Jakarta setelah masa promo di IIMS 2026 sebesar Rp568 juta berakhir.
Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, menegaskan bahwa perusahaan belum melakukan penyesuaian harga meski industri otomotif sedang menghadapi tantangan ekonomi global dan pelemahan rupiah. Langkah mempertahankan stabilitas harga ini diambil sebagai bentuk komitmen pabrikan dalam menjaga nilai ekonomis yang diterima oleh konsumen.
Selain faktor harga yang stabil, daya tarik utama kendaraan ini terletak pada spesifikasi mekanis yang ditawarkan. Jetour T2 dipersenjatai dengan mesin bensin berkapasitas 2.000 cc turbocharged GDI yang mampu memproduksi tenaga sebesar 245 PS dan torsi puncak mencapai 375 Nm.
Daya mekanis yang tergolong besar di kelas SUV Rp500 jutaan ini disalurkan melalui sistem transmisi otomatis dual-clutch 7-percepatan (7DCT). Kendaraan ini juga dilengkapi dengan sistem penggerak Realtime 4WD untuk mendukung kenyamanan di jalan perkotaan sekaligus keandalan saat melintasi medan rusak atau tanjakan curam.
Fitur Keselamatan ADAS dan Surround Vision
Aspek keselamatan berkendara menjadi nilai tambah lain dari SUV ini melalui penyematan paket teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Fitur keselamatan aktif ADAS yang terintegrasi pada peranti keselamatan Jetour T2 meliputi beberapa fungsi utama:
- Adaptive Cruise Control
- Traffic Jam Assist
- Autonomous Emergency Braking (AEB)
- Lane Keeping Assist (LKA)
- Blind Spot Detection (BSD)
- Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
Pengemudi juga dibantu oleh fitur 540° Surround Vision yang mempermudah pemantauan area sekitar kendaraan secara menyeluruh saat bermanuver di ruang sempit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow