Juan Roman Riquelme Puji Lionel Messi dan Scaloni Setelah Final Piala Dunia 2026
Juan Roman Riquelme, legenda Timnas Argentina dan Presiden Boca Juniors, memuji Lionel Messi usai membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026, meski kalah dari Spanyol dan menjadi runner-up.
Riquelme menilai Messi mungkin sudah melampaui Diego Maradona dan menganggap perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni sangat membanggakan, memberikan apresiasi kepada Messi, Scaloni, staf pelatih, dan seluruh pemain.
"Semua dari kami beruntung bisa menyaksikan Messi bermain. Ketika kami memiliki Maradona, kami berpikir tidak akan pernah ada pemain lain seperti dia. Lalu Messi datang, dan sekarang dia bahkan membuat kami bertanya-tanya apakah dia lebih baik," ujar Riquelme kepada TyC Sports.
Selain memuji Messi, Riquelme juga mengangkat penghargaan untuk pelatih Lionel Scaloni, yang menurutnya pantas disebut sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola Argentina.
"Scaloni adalah satu di antara pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola kami. Kami berterima kasih atas kebahagiaan yang telah diberikan olehnya, staf pelatih, dan para pemain," tutur Riquelme.
Riquelme menjelaskan bahwa Scaloni, Walter Samuel, dan Pablo Aimar telah saling mengenal sejak usia 14 tahun, dan dirinya pernah bersama Roberto Ayala di Piala Dunia 2006.
Riquelme juga menghindari menyebut skuad saat ini sebagai generasi terbaik sepanjang masa, melainkan memberikan penghormatan kepada pelatih legendaris seperti Carlos Bilardo, Cesar Luis Menotti, Alfio Basile, serta para pemain dari berbagai era termasuk Mario Kempes yang membawa Argentina juara Piala Dunia 1978.
"Bilardo, Menotti, Scaloni, Basile, semua pelatih yang pernah menang dan membawa kebahagiaan untuk negara ini layak mendapatkan ucapan terima kasih. Begitu juga dengan para pemain yang menjadi juara di setiap generasi," kata Riquelme.
"Memenangi sebuah turnamen bukanlah hal yang mudah. Memiliki Maradona adalah sesuatu yang luar biasa, begitu juga memiliki Messi. Saya memang tidak menyaksikan langsung permainan Kempes karena saat Argentina juara pada 1978 saya baru lahir. Namun, dari semua cerita yang saya dengar, dia adalah pemain yang sangat hebat dan menjadi sosok penting di balik keberhasilan tim nasional saat itu," tambahnya.
"Karena itu, saya rasa kita harus berterima kasih kepada mereka semua. Kami sangat beruntung bisa menyaksikan para pemain hebat dari berbagai generasi. Sebagai orang Argentina, saya hanya bisa berterima kasih atas semua kebahagiaan yang telah mereka berikan," tutup Riquelme.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow