Julian Alvarez Dicemooh Suporter Atletico Madrid Saat Imbang Lawan Villarreal
Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, mendapat cemoohan dari para suporter klubnya sendiri saat tampil menghadapi Villarreal dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pemain asal Argentina berusia 26 tahun tersebut diteriaki pendukung Metropolitano sejak pemanasan hingga masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66. Setelah laga usai, Alvarez langsung berjalan menuju lorong stadion dan tidak ikut menyapa tribun suporter.
Situasi ini terjadi di tengah spekulasi transfer yang mengaitkan namanya dengan Arsenal dan Barcelona. Keputusan memasukkan Alvarez ke dalam skuad dilaporkan bukan atas keinginan pelatih Diego Simeone, melainkan instruksi langsung dari CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin.
Jurnalis Spanyol Juan Jesus melaporkan perihal dinamika di internal klub tersebut.
"Simeone TIDAK ingin memanggil Julian Alvarez hari ini. Ada perintah langsung dari Gil Marín untuk menjalani 'terapi penghinaan' di depan Metropolitano. Tujuannya jelas: membuat para suporter mencemoohnya, melemahkannya secara psikologis agar dia merasa muak dan akhirnya menerima tawaran apa pun untuk meninggalkan klub, termasuk dari Arsenal," ujar Juan Jesus.
Simeone kemudian memberikan konfirmasi singkat terkait sikap pemainnya yang langsung masuk ke ruang ganti usai laga.
"Itu merupakan keputusan klub, untuk tidak membiarkan Julian Alvarez pergi bersama rekan-rekannya untuk menyapa para suporter," ujar Simeone.
Manajemen Atletico dilaporkan lebih sepakat melepas Alvarez ke luar Spanyol seperti Arsenal ketimbang melepasnya ke Barcelona. Di sisi lain, kiper Atletico Madrid Jan Oblak berupaya meredam tensi dengan menyerukan dukungan dari internal tim.
"Saya pikir kami semua harus bersatu. Julian ada di sini, dia bersama kami di tim, dan selama dia bersama kami, kami akan mendukungnya," kata Oblak.
Oblak menegaskan peran penting Alvarez di dalam skuad di tengah dinamika transfer yang sedang berlangsung.
"Kami tahu apa yang bisa dia lakukan dan apa yang bisa dia berikan. Situasi ini tidak nyaman bagi siapa pun, tetapi semoga semuanya segera terselesaikan dan pada akhir musim kami semua bisa bahagia," lanjut Oblak.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow