Yakub Tangahu Jabat Pelaksana Harian Ketua KONI Gorontalo

Smallest Font
Largest Font

Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo menunjuk Yakub Tangahu sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum. Penunjukan ini dilakukan setelah Ketua Umum KONI Gorontalo berinisial FS ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah PON XXI Aceh-Sumut 2024 oleh Kejaksaan Tinggi Gorontalo pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Perubahan struktur kepemimpinan sementara tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan KONI Provinsi Gorontalo Nomor 06/KONI.GTLO/SK/VIII/2026 pada 19 Agustus 2026, seperti dilansir dari Ulanda. Langkah ini diambil untuk memastikan roda organisasi dan persiapan atlet tetap berjalan mengingat Ketua Umum nonaktif tidak dapat menjalankan tugasnya.

Yakub Tangahu, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Harian, menegaskan bahwa penunjukan dirinya merupakan upaya menjaga keberlangsungan organisasi dan pembinaan atlet di daerah.

"Ini amanah organisasi yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Di sisi lain, kegiatan KONI, pembinaan atlet dan agenda olahraga harus tetap berjalan," ujar Yakub Tangahu, Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Yakub memastikan bahwa jajarannya berfokus pada pemenuhan kebutuhan para atlet serta menjaga komunikasi dengan seluruh cabang olahraga agar program kerja tidak terganggu.

"Kami akan menjaga agar organisasi tetap solid. Fokus kita adalah memastikan program-program olahraga tetap berjalan, kepentingan atlet tidak terganggu dan seluruh jajaran KONI tetap bekerja sesuai aturan," kata Yakub Tangahu, Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme di internal pengurus agar dinamika hukum yang terjadi tidak merugikan para atlet yang sedang dibina.

"Yang menjadi tanggung jawab kami adalah memastikan program KONI, pembinaan atlet dan kebutuhan cabang olahraga tetap berjalan. Dan juga harus memastikan seluruh pengurus tetap bekerja secara profesional," tegas Yakub Tangahu, Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Guna menjaga stabilitas organisasi pascamandat diterimanya, Yakub berencana melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh dengan seluruh jajaran pengurus dan pengurus cabang olahraga.

"Yang paling penting sekarang adalah menjaga organisasi tetap berjalan. Atlet jangan sampai menjadi korban dari persoalan ini. Program pembinaan harus tetap dilaksanakan dan komunikasi dengan seluruh cabang olahraga harus tetap terjaga," ujar Yakub Tangahu, Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Yakub memperjelas bahwa tugas harian yang diembannya murni urusan administratif organisasi dan tidak melangkahi proses hukum yang sedang ditangani oleh kejaksaan.

"Ini bukan soal mengambil alih atau menggantikan proses hukum. Saya hanya menjalankan amanah organisasi agar KONI tetap berjalan. Untuk perkara hukum, itu sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum," tegas Yakub Tangahu, Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya memisahkan kasus hukum individu dari agenda pembinaan olahraga daerah secara keseluruhan.

"Satu hal yang perlu ditegaskan, pembinaan olahraga Gorontalo tidak boleh ikut berhenti," kata Yakub Tangahu, Plh Ketua KONI Provinsi Gorontalo.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed