Laskar Macan Asia Desak Kejati Gorontalo Usut Kasus TPPU

Smallest Font
Largest Font

Laskar Macan Asia Provinsi Gorontalo mendesak Kejaksaan Tinggi Gorontalo untuk segera memberikan kejelasan transparansi terkait penanganan laporan dugaan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan Hajjah Suci, seperti dilansir dari Ulanda.

Ketua Laskar Macan Asia Provinsi Gorontalo, Kamarudin Kasim, menyatakan bahwa aduan hukum tersebut sebenarnya sudah diserahkan oleh Harson Ali sejak tahun sebelumnya, tetapi penanganannya dinilai masih minim kejelasan hingga saat ini.

"Sudah terlapor di Kejaksaan Tinggi. Yang melaporkan itu kawan kita Harson Ali. Laporannya sudah masuk tahun kemarin, sudah lama, sampai saat ini belum diproses," kata Kamarudin.

Pihaknya menegaskan bahwa berkas aduan yang diserahkan telah dilengkapi dengan sejumlah dokumen pendukung serta keterangan dari beberapa saksi maupun pihak yang diduga bertindak sebagai operator lapangan.

"Menurut kita laporan ini dan bukti-bukti jelas. Sudah banyak saksi yang diperiksa, termasuk beberapa kali Hajjah Suci diperiksa," ujarnya.

Guna menghindari timbulnya spekulasi liar di tengah publik, organisasi tersebut meminta kejaksaan membuka hambatan penanganan perkara secara jujur, sembari menyatakan kesiapan untuk melengkapi jika ada kekurangan berkas.

"Harus transparan. Publik juga mesti tahu sudah sejauh mana prosesnya. Apa kendalanya? Kalau memang belum terpenuhi bukti, kita akan lengkapi bukti-bukti itu," katanya.

Selain mempertanyakan kejelasan perkara, organisasi massa ini mengaku telah mengumpulkan rekaman video serta bukti pernyataan dari pihak yang bekerja di area pertambangan wilayah Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

"Data-data dan bukti itu ada sama saya. Ada video, ada bukti pengakuan dari operator yang menyebut adanya Hajjah Suci. Operatornya menyebut dengan jelas ini punya siapa," ungkapnya.

Kamarudin menambahkan bahwa jajarannya sempat melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang tersebut dan mendokumentasikan alat berat yang sedang beroperasi sebagai bagian dari barang bukti tambahan.

Apabila pihak kejaksaan daerah tetap tidak memberikan kejelasan mengenai perkembangan penanganan kasus ini, Laskar Macan Asia bersiap meneruskan pengaduan ke tingkat pusat.

"Kita desak Kejaksaan Tinggi untuk transparansi mengenai masalah ini. Jika tidak, maka kita akan laporkan persoalan ini ke Kejaksaan Agung," tegasnya.

Langkah aksi demonstrasi juga disiapkan sebagai opsi tekanan publik, sekaligus mendesak aparat segera menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kerusakan lingkungan di Kabupaten Pohuwato.

"Kita akan bikin pergerakan untuk mendesak Kejaksaan Tinggi menetapkan tersangka terhadap Hajjah Suci yang sudah merusak lingkungan dan membabat hutan di Kabupaten Pohuwato," katanya.

Momentum pergantian pimpinan di tubuh Kejaksaan Tinggi Gorontalo diharapkan menjadi titik balik percepatan penuntasan berbagai laporan masyarakat agar penanganan hukum berjalan objektif dan kerusakan alam tidak meluas.

"Harapan kita dengan Pak Kejati baru ini bagaimana proses hukum yang ada di Kejaksaan Tinggi bisa dipercepat. Kita mesti tahu persis. Semakin ini dibiarkan, semakin rusak lingkungan yang ada di Kabupaten Pohuwato," tutupnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed