Pelaksanaan PENAS 2026 Picu Lonjakan Reservasi Hotel di Gorontalo

Smallest Font
Largest Font

Pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo mulai memicu dampak ekonomi positif. Sektor industri perhotelan menjadi salah satu yang paling awal merasakan pergerakan tersebut, seperti dilansir dari Ulanda. Menjelang agenda besar yang dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni mendatang, pemesanan kamar hotel di Gorontalo terus bergerak naik.

Hotel-hotel setempat kini tengah bersiap menyambut kedatangan ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Peningkatan pemesanan kamar secara signifikan salah satunya dirasakan langsung oleh manajemen FOX Hotel Gorontalo dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan reservasi lebih awal ini didominasi oleh peserta kegiatan, tamu pemerintah, serta rombongan pendamping.

General Manager FOX Hotel Gorontalo, Rizky Corleon, mengungkapkan bahwa antusiasme para peserta terhadap penyelenggaraan PENAS XVII 2026 tergolong sangat tinggi. Hal ini terlihat jelas dari tren pemesanan fasilitas kamar yang terus merangkak naik.

"PENAS 2026 merupakan agenda nasional yang sangat besar. Kami melihat antusiasme peserta dan tamu yang akan datang ke Gorontalo cukup tinggi," kata Rizky. Manajemen hotel merasa sangat optimistis tingkat hunian kamar akan mencapai puncaknya selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Menurut Rizky, momentum ini menjadi kesempatan besar bagi Gorontalo untuk membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang nasional.

"Ini bukan hanya kegiatan pemerintah. Ini momentum bersama untuk memperkenalkan keramahan masyarakat Gorontalo kepada tamu dari seluruh Indonesia," ujarnya. Ajang PENAS XVII 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda nasional terbesar yang pernah diselenggarakan di Provinsi Gorontalo. Sebanyak 30 ribu peserta yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, hingga unsur pemerintah diperkirakan hadir.

Bagi industri perhotelan, perputaran ekonomi yang besar ini diantisipasi dengan memperkuat pelayanan dan menambah kesiapan sumber daya manusia. Selain itu, manajemen juga memastikan seluruh fasilitas penginapan berada dalam kondisi yang optimal. Rizky menjelaskan bahwa FOX Hotel telah mengambil langkah taktis demi mempertahankan mutu pelayanan selama perhelatan nasional tersebut bergulir.

"Kami melakukan peningkatan kualitas layanan dan memastikan seluruh fasilitas siap digunakan. Kami ingin tamu yang datang merasa nyaman selama berada di Gorontalo," katanya.

Dampak ekonomi dari perhelatan ini diyakini tidak hanya berputar di sektor perhotelan. Kehadiran puluhan ribu orang diprediksi menciptakan multiplier effect yang menggerakkan sektor kuliner, transportasi, perdagangan lokal, hingga pelaku UMKM daerah.

"Dunia usaha pasti ikut bergerak. Hotel, restoran, transportasi, sampai UMKM akan merasakan dampaknya," ujarnya. Aktivitas peserta yang tersebar di berbagai lokasi selama hampir sepekan menjadi alasan utama munculnya optimisme perputaran uang dalam jumlah besar.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan dengan memusatkan kegiatan di Kabupaten Gorontalo. Penyelesaian sejumlah fasilitas utama maupun pendukung terus dipacu, di mana progres persiapan fisik dikabarkan telah menembus angka 75 persen hingga awal Juni. Pemerintah berharap agenda ini meninggalkan dampak ekonomi jangka panjang bagi daerah.

Gairah baru ini menjadi angin segar bagi pelaku hotel yang sebelumnya menghadapi tantangan okupansi rendah. Bagi FOX Hotel Gorontalo, momen ini menjadi penegasan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan acara berskala besar.

"Sebagai pelaku industri perhotelan, kami optimistis PENAS XVII akan menjadi salah satu event terbesar yang pernah digelar di Gorontalo dan memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian daerah," kata Rizky.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow