Kim Sang-sik Analisis Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Laga Lanjutan
Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik memantau langsung permainan Timnas Indonesia saat berlaga melawan Timnas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada 9 Juni lalu sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2026, dilansir dari Bola.
Pengamatan langsung tersebut dilakukan untuk mempelajari peta kekuatan serta strategi taktis yang diterapkan oleh skuad Garuda.
"Menonton pertandingan Indonesia Vs Mozambik secara langsung membantu saya lebih memahami gaya bermain dan tujuan taktis Indonesia. Mereka bermain sangat terorganisir," ujar Kim Sang-sik dalam sesi konferensi pers di Stadion Pakansari Bogor Jawa Barat pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Selain mengamati taktik tim lawan, pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan tanggapan terkait keputusan Timnas Indonesia yang tidak menggelar sesi latihan di Stadion Pakansari pada hari yang sama.
"Mengenai pertanyaan kedua tentang Indonesia yang tidak berlatih di sini hari ini, ini adalah keuntungan bermain di kandang sendiri, jadi mereka berhak memilih lokasi latihan mereka. Yang terpenting bagi tim nasional Vietnam adalah persiapan dan motivasi kami sendiri ketika kami melangkah ke lapangan," ujar Kim Sang-sik.
Hasil analisis mendalam juga dilakukan terhadap laga-laga lain yang dijalani tim asuhan John Herdman selama gelaran Piala AFF 2026.
"Kami telah menganalisis pertandingan Indonesia dengan cermat. Mereka memiliki serangan yang sangat kuat dengan pemain-pemain yang tinggi dan memiliki kemampuan mengolah bola dan penyelesaian yang beragam," ujar Kim Sang-sik.
Kendati mewaspadai ketajaman lini serang Indonesia, Kim meyakini benteng pertahanan timnya mampu meredam gempuran lawan berdasarkan rekor pertandingan sebelumnya.
"Ini tentu akan menjadi tantangan yang sulit bagi pertahanan tim nasional Vietnam. Namun, pertahanan kami telah menjaga gawang tetap bersih dalam tiga pertandingan terakhir, sehingga seluruh tim sangat percaya diri," ujar Kim Sang-sik.
Kesiapan lini belakang Vietnam disebutnya bergantung pada kerja sama antar pemain di lapangan.
"Saya ingin menekankan bahwa pertahanan bukanlah tanggung jawab satu individu saja, melainkan koordinasi seluruh lini," jelas Kim Sang-sik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow