Kurs Dolar AS Sentuh Rp17.978 Pagi Ini Rupiah Makin Melemah

Smallest Font
Largest Font

Kurs dollar hari ini, Jumat, 3 Juli 2026, mencatat pergerakan yang menekan mata uang Garuda seiring penguatan mata uang Amerika Serikat. Nilai tukar rupiah melemah dan tertahan di level Rp17.978 per dolar AS berdasarkan pantauan pergerakan harian terkini.

Pelemahan ini melanjutkan tren negatif dari penutupan perdagangan sebelumnya. Pelaku pasar terus mencermati sentimen global yang memicu pertanyaan "kenapa rupiah turun terhadap dollar" dalam beberapa waktu terakhir.

Update Kurs Rupiah Hingga Harga Emas Antam 1 Juli 2026 | AKIS tvOne | SINDOnews

Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Berdasarkan data pasar spot dan perbankan, pergerakan nilai tukar rupiah menunjukkan tren depresiasi yang konsisten sejak akhir Juni. Akumulasi pelemahan ini membuat posisi mata uang lokal kian mendekati level psikologis baru.

Data Historis Penutupan Kurs Mingguan

Sebelum memasuki perdagangan hari ini, rupiah terus mengalami tekanan berturut-turut. Pada penutupan Selasa, 30 Juni 2026, rupiah berada di level Rp17.907 per dolar AS atau melemah sebesar 56 poin (-0,31 persen).

Kondisi ini memburuk pada penutupan Rabu, 1 Juli 2026, di mana rupiah merosot lagi 45 poin (-0,25 persen) ke level Rp17.952 per dolar AS. Bahkan, Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia ikut melemah 0,35 persen ke level Rp17.961 per dolar AS.

Dinamika Pembukaan Pasar Spot

Memasuki perdagangan Kamis, 2 Juli 2026, rupiah dibuka langsung melemah 25 poin atau 0,14 persen ke level Rp17.977 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB. Analisis lain pada menit yang sama mencatat rupiah dibuka melemah hingga 0,22 persen ke level Rp17.992 per dolar AS.

Pada perdagangan berjalan hari yang sama, nilai tukar sempat menyentuh Rp17.984 per dolar AS sebelum akhirnya tertahan di angka Rp17.978 per dolar AS pada pukul 10.23 WIB. Indeks dolar AS (DXY) sendiri tercatat melemah tipis 0,04 poin ke level 101.354 atau menguat terbatas di level 101,36.

Informasi ini bukan saran investasi. Harga mata uang dapat berfluktuasi sewaktu-waktu akibat sentimen pasar global dan domestik.

Penyebab Nilai Tukar Rupiah Anjlok Hari Ini

Faktor makroekonomi menjadi penyebab nilai tukar rupiah anjlok hari ini secara akumulatif. Sepanjang tahun 2026 berjalan, rupiah tercatat telah terdepresiasi lebih dari 6,86 persen atau merosot lebih dari 1.000 poin terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Sentimen ini diperparah oleh pergerakan pekan sebelumnya, di mana rupiah sempat menyentuh level terlemahnya di kisaran Rp18.020 hingga Rp18.037 per dolar AS. Pergerakan ini berbanding terbalik dengan beberapa mata uang regional Asia yang justru berhasil menguat.

Perbandingan Kinerja Mata Uang Asia

Meskipun rupiah mengalami tekanan berat, performa mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Beberapa negara berhasil mencatatkan apresiasi nilai tukar.

Berikut adalah perbandingan performa mata uang Asia terhadap dolar AS per Kamis, 2 Juli 2026:

  • Rupee India: Melemah memimpin pasar sebesar 0,61 persen.
  • Won Korea: Melemah sebesar 0,16 persen.
  • Ringgit Malaysia: Menguat sebesar 0,22 persen.
  • Baht Thailand: Menguat sebesar 0,15 persen.
  • Dolar Taiwan: Menguat sebesar 0,10 persen.
  • Yuan China: Menguat sebesar 0,09 persen.
  • Dolar Singapura: Menguat sebesar 0,08 persen.
  • Yen Jepang: Menguat sebesar 0,04 persen.
  • Dolar Hong Kong: Menguat sebesar 0,01 persen.

Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang menarik. Pasar ekuitas domestik justru berhasil mencatatkan peningkatkan yang signifikan pada pembukaan perdagangan terbaru.

Pada penutupan Rabu, 1 Juli 2026, IHSG hanya ditutup menguat tipis sebesar 0,093 persen di level 5.648,45. Namun, memasuki perdagangan Kamis, 3 Juli 2026 pagi, indeks saham domestik justru melonjak tajam sebesar 1,69 persen dan berhasil menyentuh level 5.792,21.

Berikut adalah tabel ringkasan pergerakan indikator keuangan domestik berdasarkan laporan pasar terbaru:

Tabel Pergerakan Rupiah dan IHSG Juli 2026
Indikator KeuanganWaktu ReferensiNilai / PosisiPerubahan
Rupiah (Spot Tutup)30 Juni 2026Rp17.907Melemah 56 poin (-0,31%)
Rupiah (Spot Tutup)1 Juli 2026Rp17.952Melemah 45 poin (-0,25%)
Kurs JISDOR BI1 Juli 2026Rp17.961Melemah 0,35%
Rupiah (Spot Buka)2 Juli 2026 (09.05 WIB)Rp17.977Melemah 25 poin (0,14%)
Rupiah (Berjalan)2 Juli 2026 (10.23 WIB)Rp17.978Tertahan
IHSG (Tutup)1 Juli 20265.648,45Menguat 0,093%
IHSG (Pagi)3 Juli 20265.792,21Meningkat 1,69%

Masyarakat kini terus memantau pergerakan nilai tukar untuk mengantisipasi dampaknya terhadap harga barang impor serta menentukan strategi finansial harian mereka. Pelaku pasar pun menantikan langkah stabilisasi moneter dari Bank Indonesia guna meredam volatilitas kurs yang berkepanjangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed