Empat Legenda Sepak Bola Dunia Ini Namanya Diabadikan Menjadi Nama Stadion

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Pemberian nama pemain sebagai nama stadion menjadi bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi dan kontribusi besar mereka dalam dunia sepak bola. Dikutip dari Bola, Spanyol pernah memiliki ikon yang menjadi simbol ketajaman di lini depan, yakni Fernando Torres, jauh sebelum generasi bintang muda saat ini muncul. Torres memainkan peran penting saat Tim Matador menjuarai Piala Dunia 2010 serta meraih dua gelar Piala Eropa secara beruntun pada 2008 dan 2012.

Sebagai bentuk penghormatan, nama Fernando Torres diabadikan menjadi nama sebuah stadion berkapasitas 5.400 penonton pada tahun 2011 di Fuenlabrada, tempat kelahirannya.

Selain Torres, terdapat legenda Prancis Raymond Kopa yang tercatat sebagai pesepak bola Prancis pertama yang meraih gelar Ballon d'Or pada edisi tahun 1958. Kopa sukses mengantarkan Real Madrid meraih gelar Liga Spanyol dan Piala Champions musim 1956/1957, serta membawa Prancis menduduki peringkat ke-3 pada Piala Dunia 1958.

Setelah sang legenda meninggal dunia pada 2017, klub Reims mengganti nama stadion mereka sesuai dengan nama Kopa sebagai bentuk penghargaan abadi. Langkah serupa juga dilakukan untuk menghormati legenda Pantai Gading, Didier Drogba, yang menjadi bagian penting dalam sejarah kesuksesan Chelsea.

Drogba menjadi pahlawan ketika Chelsea menjuarai Liga Champions tahun 2012 dan berhasil mempersembahkan 12 penghargaan besar selama sembilan musim di sana. Klub semi-profesional asal Prancis, Levallois, tempat Drogba pertama kali merintis karier sepak bola, mengubah nama stadion berkapasitas 1.500 tempat duduk mereka menjadi Stadion Didier Drogba.

Kemegahan Stadion Garrincha

Di Brasil, nama legenda besar Garrincha juga diabadikan menjadi nama salah satu stadion terbesar yang berdiri sejak tahun 1974.

Stadion Garrincha mengalami renovasi besar pada 2010 untuk menyambut Piala Dunia 2014, dan kini memiliki kapasitas tampung mencapai 45 ribu orang. Tempat ibadah sepak bola ini berstatus sebagai stadion terbesar kedua di Brasil setelah Stadion Maracana yang ikonik. Sosok Garrincha sendiri tidak akan pernah lepas dari ingatan publik karena menjadi aktor utama kesuksesan tim Samba menjuarai Piala Dunia 1958 dan 1962.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed