Legenda Sepak Bola Mendesak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

Smallest Font
Largest Font

Gelombang penolakan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino kian meluas hingga memicu desakan pengunduran diri secara terbuka. Dilansir dari Bola, deretan legenda sepak bola dunia kini turut menyuarakan penolakan keras atas kebijakan komersialisasi organisasi tersebut. Mantan pemain ternama seperti Robert Pires, Juan Sebastian Veron, Lucy Bronze, hingga Mikael Silvestre menyatakan sikap bersama untuk tidak lagi berdiam diri.

Mereka melayangkan seruan tegas agar Infantino segera meletakkan jabatannya sebagai pimpinan tertinggi federasi. Pemicu utama gejolak ini bersumber dari rencana Infantino yang berniat menjual sekitar 20 persen hak komersial turnamen FIFA, termasuk gelaran Piala Dunia, kepada investor swasta. Rencana tersebut langsung memicu perlawanan sengit dari federasi benua seperti UEFA, Concacaf, dan AFC.

Tidak hanya federasi lintas benua, sejumlah asosiasi nasional juga menyatakan telah kehilangan kepercayaan. Negara-negara yang menyuarakan penolakan tersebut meliputi Inggris, Norwegia, Swedia, Denmark, Finlandia, Islandia, Kepulauan Faroe, dan Skotlandia.

Tekanan Internal dan Ancaman Boikot

Kondisi internal FIFA kian memanas pasca-pemberhentian kolega lama Infantino, Kevin Lamour, yang mengaku ditipu akibat minimnya keterbukaan tata kelola. Situasi ini memicu Presiden UEFA Aleksander Ceferin menuntut Infantino mundur secepat mungkin.

Ceferin mengkritik proposal komersial Infantino lebih buruk dibanding proyek European Super League. Ia bahkan melayangkan ancaman terkait kemungkinan negara-negara Eropa melakukan boikot terhadap seluruh turnamen resmi FIFA.

Sikap Resmi Asosiasi Nordik

Pernyataan penolakan secara kolektif disampaikan oleh enam asosiasi sepak bola negara Nordik usai menggelar pertemuan di Helsinki pada Minggu, 23 Agustus 2026. Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Kepulauan Faroe sepakat menyatakan sikap resmi mereka.

"Keenam asosiasi sepak bola Nordik telah kehilangan kepercayaan terhadap Presiden FIFA dan prihatin dengan tata kelola serta proses pengambilan keputusan organisasi di tingkat tertinggi," bunyi pernyataan bersama tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed