Luciano Leandro Soroti Tantangan Berat John Herdman

Smallest Font
Largest Font

Pengamat sepak bola nasional Luciano Leandro menilai ajang FIFA ASEAN Cup 2026 bakal menjadi ujian berat bagi pelatih John Herdman dalam menangani Timnas Indonesia, seperti dilansir dari Bola.

Tekanan tersebut tidak hanya berpusat pada pencapaian target hasil pertandingan, tetapi juga tuntutan publik untuk menyaksikan perkembangan permainan skuad Garuda secara nyata.

"FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi ujian yang sangat berat bagi John Herdman. Bukan hanya karena tekanan untuk mendapatkan hasil, tetapi karena setelah kegagalan di fase grup Piala AFF, masyarakat Indonesia sekarang ingin melihat perkembangan yang nyata dari Timnas," ujar Luciano kepada Bola pada Kamis (13/8/2026).

Luciano menambahkan bahwa penilaian terhadap kinerja seorang pelatih tidak bisa semata-mata disandarkan pada hasil satu turnamen saja.

"Saya tidak ingin menilai Herdman hanya dari satu turnamen. Tetapi seorang pelatih Timnas Indonesia harus mampu menunjukkan tiga hal: pemilihan pemain yang tepat, organisasi permainan yang jelas, dan kemampuan melakukan perubahan ketika pertandingan tidak berjalan sesuai rencana," kata Luciano.

Dalam pandangannya, materi pemain yang dimiliki Timnas Indonesia sebenarnya sudah cukup kompetitif untuk bersaing di level Asia Tenggara sehingga persoalan utamanya terletak pada penerapan sistem.

"Indonesia memiliki pemain yang cukup untuk bersaing di level Asia Tenggara. Jadi menurut saya, masalahnya bukan hanya kualitas individu pemain, tetapi bagaimana pemain-pemain tersebut digunakan dalam sebuah sistem," ucap Luciano.

Turnamen regional yang diselenggarakan oleh FIFA ini dipandang sebagai momentum bagi Herdman untuk merespons berbagai kritik publik dengan menghadirkan perbaikan performa tim di atas lapangan.

"Kalau Indonesia mampu bermain lebih agresif, memiliki transisi yang lebih baik, lebih efektif dalam menciptakan peluang dan mampu mengontrol pertandingan melawan tim-tim kuat ASEAN, maka kepercayaan terhadap Herdman akan meningkat," kata Luciano.

Meskipun demikian, ia mengingatkan agar jajaran kepelatihan menghindari pengulangan masalah lama yang kerap menghambat konsistensi permainan tim.

"Tetapi kalau masalah yang sama kembali muncul, permainan tidak konsisten, transisi bertahan lemah, terlalu bergantung pada bola panjang dan tidak memiliki plan B maka evaluasi terhadap pelatih tentu menjadi sangat wajar," ujar Luciano.

Turnamen resmi bentukan induk sepak bola dunia tersebut dijadwalkan bergulir dari tanggal 25 September hingga 4 Oktober 2026, dengan Indonesia bertindak sebagai tuan rumah Divisi Premier.

"Bagi saya, turnamen ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Ini adalah ujian apakah John Herdman benar-benar sudah menemukan identitas permainan yang cocok untuk Timnas Indonesia," kata Luciano.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed