Luis Figo Tanggapi Konflik Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
Legenda Real Madrid Luis Figo memberikan tanggapan terbuka mengenai perselisihan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni yang terjadi di pusat latihan klub menjelang Kongres Biasa UEFA ke-50 di Brussels pada Kamis, 12 Februari 2026, sebagaimana dilansir dari Bola.
Perselisihan tersebut menyebabkan Valverde harus mendapatkan penanganan medis akibat mengalami trauma kranioensefalik atau cedera kepala dan otak yang membutuhkan waktu pemulihan hingga dua pekan setelah kepalanya membentur meja, meskipun cedera itu dipastikan bukan akibat pukulan Tchouameni.
Mantan pemain Timnas Portugal tersebut menyampaikan pandangannya saat menghadiri sebuah acara di Barcelona menjelang pertandingan El Clasico dan mengaku tidak terkejut dengan tensi tinggi yang terjadi di dalam internal tim.
"Real Madrid sudah mengeluarkan pernyataan resmi. Saya bukan bagian dari klub," kata Figo.
Mantan bintang Los Blancos periode 2000-2005 itu menambahkan bahwa situasi emosional seperti itu merupakan hal yang tidak ideal namun bisa saja terjadi dalam dinamika sebuah tim sepak bola professional.
"Saya pikir secara teori apa yang terjadi memang tidak bisa dianggap normal karena hal seperti itu seharusnya tidak terjadi dalam lingkungan tim," ujarnya.
Figo juga menjelaskan bahwa tekanan dan dinamika emosi di dalam ruang ganti pemain seringkali memicu tindakan-tindakan spontan yang di luar kendali akibat rasa frustrasi.
"Ini bukan yang terakhir dan juga bukan yang pertama kali terjadi. Situasi seperti ini bisa muncul di ruang ganti karena frustrasi dan emosi dalam momen tertentu sering membuat seseorang bersikap di luar kebiasaan," ucapnya.
Menurutnya, mengontrol ruang ganti yang diisi oleh puluhan pemain dengan karakter serta ego yang besar merupakan sebuah tantangan tersendical bagi manajemen sebuah klub.
"Namun, ini juga bukan terakhir kalinya hal seperti itu terjadi di ruang ganti sepak bola."
Figo berkaca pada pengalaman pribadinya semasa aktif bermain untuk menegaskan bahwa gesekan antar rekan satu tim adalah hal yang lumrah dalam sepak bola.
"Jelas hal itu seharusnya tidak terjadi. Saya pernah mengalaminya sendiri karena itu saya mengatakan ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir. Mengelola 30 orang itu tidak mudah, dan terkadang Anda melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan," lanjutnya.
Sebelumnya, Federico Valverde telah merilis pernyataan resmi yang membenarkan adanya pertikaian namun membantah adanya baku hantam dengan Tchouameni, seraya menyayangkan bocornya insiden tersebut saat performa Real Madrid sedang menurun di bawah kepemimpinan pelatih interim Alvaro Arbeloa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow