Luke Vickery dan Mitchell Baker Ikut Latihan Timnas Indonesia

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Kekuatan Timnas Indonesia dipastikan bakal bertambah menjelang berbagai agenda penting yang sudah menanti Skuad Garuda. Dua pesepak bola keturunan yang merumput di kompetisi luar negeri, Luke Vickery dan Mitchell Baker, saat ini dilaporkan selangkah lagi resmi memegang status Warga Negara Indonesia.

Dikutip dari Bola, kedua pemain tersebut bahkan telah tiba di Jakarta. Mereka langsung melebur dalam sesi pemusatan latihan atau training center bersama para penggawa Skuad Garuda lainnya.

Kehadiran mereka di tengah agenda latihan menjadi indikasi kuat bahwa proses perpindahan kewarganegaraan sudah memasuki fase akhir. Kini, kedua pemain muda itu hanya tinggal menyelesaikan sisa tahapan administrasi.

Luke Vickery yang lahir pada 25 Oktober 2005 merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap. Pemain berusia 20 tahun tersebut kini memperkuat Macarthur FC di kompetisi kasta tertinggi Australia.

Sementara itu, Mitchell Baker yang merupakan pemuda kelahiran Melbourne berusia 19 tahun bermain sebagai penyerang murni. Saat ini, ia tengah berkarier bersama klub Colorado Rapids di Amerika Serikat.

Antusiasme pelatih kepala John Herdman terhadap kehadiran dua pemain ini diungkapkan oleh pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan.

"Dua pemain ini kan belum menjadi warga negara Indonesia, sedang diupayakan untuk dinaturalisasi. Tapi mereka sudah datang dan ikut dalam latihan. John Herdman senang dengan kehadiran mereka," kata Ropan via kanal YouTube Bung Ropan.

Kendati sudah ikut serta dalam pemusatan latihan, Luke Vickery dan Mitchell Baker dipastikan belum bisa diturunkan pada dua pertandingan terdekat. Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam agenda FIFA Matchday.

"Keduanya selangkah lagi jadi WNI, punya paspor Indonesia dan memperkuat timnas kita. Tadinya diupayakan untuk bisa ikut FIFA Matchday, tapi sepertinya tidak keburu. Jadi mereka hanya menonton saat kita bertanding melawan Oman dan Mozambik," ujar Ropan.

Target realistis bagi debut kedua pemain ini adalah turnamen Piala AFF yang akan bergulir dari 24 Juli sampai 26 Agustus. Agenda kompetisi di klub masing-masing juga dinilai tidak akan menjadi ganjalan bagi keduanya untuk membela Merah Putih.

"Luke Vickery dan Mitchell Baker bisa tersedia di Piala AFF karena mereka tidak atau belum bermain di liganya masing-masing. Kita tahu Luke Vickery di Liga Australia dan Mitchell Baker di Amerika Serikat, mereka bisa diizinkan untuk memperkuat timnas," kata Ropan.

Percepatan Administrasi Jadi Penentu

Piala AFF biasanya didominasi oleh pemain dari kompetisi domestik. Kendati demikian, percepatan proses administrasi dapat membuat Vickery dan Baker masuk ke dalam kerangka tim besutan John Herdman.

"With adanya dua pemain ini, jika cepat prosesnya, dalam misalnya bulan depan semuanya sudah rampung dan sudah pengambilan sumpah, maka mereka bisa dipanggil oleh John Herdman untuk ikut dalam persiapan Piala AFF," tukas Ropan.

Ronny Pangemanan optimistis mengenai kualitas serta kontribusi yang dapat dibawa oleh kedua talenta muda tersebut untuk kebutuhan taktik pelatih.

"Kehadiran Luke Vickery yang bermain lebih ke winger dan Mitchell Baker yang bermain sebagai nomor 9 sangat penting bagi timnas kita. Target kita jelas, yakni juara karena selama ini kita menjadi runner-up," pungkas Ropan.

Tambahan amunisi baru ini diharapkan mampu menambah kedalaman skuad Indonesia. Pilihan pemain yang lebih bervariasi menjadi modal penting bagi John Herdman untuk mengejar target tertinggi di turnamen Asia Tenggara.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow