Marquinhos Hibur Gabriel Magalhaes yang Gagal Penalti di Final Liga Champions
Paris Saint-Germain sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah menundukkan Arsenal melalui adu penalti dramatis dengan skor 4-3 pada partai final di Puskas Arena, Budapest. Pertandingan sengit tersebut berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, di mana gol Arsenal dicetak oleh Kai Havertz dan gol balasan PSG dihasilkan melalui penalti Ousmane Dembele. Dikutip dari Bola, momen emosional terjadi ketika tendangan penalti kaki kiri Gabriel Magalhaes melambung di atas mistar, yang memastikan kemenangan PSG sebagai juara Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun.
Di tengah kegembiraan skuad PSG, kapten tim Marquinhos memilih untuk langsung menghampiri dan memeluk Gabriel yang tampak terpukul di lapangan.
Marquinhos mengungkapkan bahwa kegagalan Gabriel tersebut seketika mengingatkannya pada momen paling menyakitkan dalam karier sepak bolanya sendiri. Bek berusia 32 tahun itu teringat pengalaman pahit saat dirinya gagal mengeksekusi penalti melawan Kroasia yang membuat Timnas Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2022.
"Begitu dia gagal mengeksekusi penalti, saya langsung teringat bagaimana perasaan saya ketika gagal melawan Kroasia yang membuat kami tersingkir dari Piala Dunia terakhir," ujar Marquinhos. "Itu adalah momen yang sangat sulit baginya, sebuah tanggung jawab yang besar. Saya pernah mengalaminya sendiri dan tahu betapa beratnya ketika hal seperti itu terjadi kepada seorang pemain."
Dukungan Moral untuk Rekan Senegara
Marquinhos sengaja menyisihkan waktu dari perayaan juara timnya agar Gabriel tidak merasa menanggung kesedihan itu sendirian. "Anda harus sangat kuat untuk bisa bangkit dari momen seperti itu, dan saya tahu betapa sulitnya." "Gabriel benar-benar ingin memenangkan gelar ini dan merasakan semua tekanan itu. Dia tahu jika gagal, maka mimpi tersebut akan hilang dan kami yang akan menjadi juara."
"Saya hanya ingin meluangkan beberapa minutes dari perayaan saya untuk dirinya, memeluknya dan mendoakan yang terbaik untuknya."
Persiapan Menuju Piala Dunia 2026
Dalam momen tersebut, Marquinhos menegaskan bahwa Gabriel telah menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim bersama Arsenal dan tidak pantas disalahkan atas kekalahan timnya. "Saya mengatakan kepadanya bahwa saya pernah melalui momen seperti itu dan tahu betapa sulitnya, tetapi dia bisa bangkit kembali." "Gabriel menjalani musim yang luar biasa bersama Arsenal. Dia membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu bek terbaik di dunia dan menunjukkan kepada semua orang bahwa dia pemain hebat."
"Dia tidak pantas memikul seluruh beban dari kekalahan itu di pundaknya."
Dukungan mental ini dianggap penting karena kedua pemain akan segera berkumpul kembali di pemusatan latihan Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow