Membandingkan Avanza 2014 dan 2015 Sebelum Membeli Mobil Bekas

Smallest Font
Largest Font

Pembeli perlu mencermati perbedaan Toyota Avanza tahun produksi 2014 dan 2015 saat berburu unit bekas. Pabrikan meluncurkan Grand New Avanza sebagai versi peluncuran ulang atau facelift pada Agustus 2015, seperti dilansir dari Moladin.

Pengenalan model baru tersebut membuat spesifikasi Avanza keluaran 2015 tidak seragam. Unit produksi awal tahun 2015 masih memakai spesifikasi generasi kedua lama yang serupa dengan keluaran 2014.

Lampu dan gril Avanza 2014 masih mengusung desain yang sederhana khas All New Avanza generasi awal. Pembaruan pada Grand New Avanza 2015 menghadirkan gril depan yang lebih besar serta tampilan fasia yang lebih tegas.

Sektor dapur pacu mengalami peningkatan signifikan dengan masuknya teknologi Dual VVT-i pada varian facelift 2015. Mesin ini dirancang untuk mendongkrak responsivitas sekaligus efisiensi bahan bakar kendaraan.

Kondisi riwayat perawatan, komponen transmisi, serta gaya berkendara tetap menentukan tingkat konsumsi BBM operasional harian.

Pembaruan Kabin dan Fitur Keselamatan

Interior Grand New Avanza 2015 menggunakan kombinasi warna dua nada (two-tone) pada area kabin. Penyegaran ini dipadukan dengan pembaruan perangkat sistem audio dan peningkatan peredaman suara ruang kemudi.

Fitur keselamatan ikut ditingkatkan melalui penerapan sistem pengereman ABS di seluruh lini varian. Toyota juga melengkapi sabuk pengaman tiga titik untuk semua baris kursi penumpang.

Perbandingan Spesifikasi Avanza 2014 dan Avanza 2015 Facelift
KomponenAvanza 2014Avanza 2015 Facelift
GenerasiGenerasi keduaGrand New Avanza
Mesin1.3L dan 1.5L VVT-i1.3L dan 1.5L Dual VVT-i
DesainLebih sederhanaLebih modern dan agresif
InteriorDominan gelapTwo-tone
Head unitKonvensionalLebih modern
Sabuk pengamanBelum selengkap facelift3 titik di seluruh baris
PeredamanStandarLebih baik

Pemeriksaan Sebelum Transaksi

Pemeriksaan kondisi fisik kendaraan memegang peranan penting sebelum melakukan pembelian. Penguji perlu memeriksa potensi kebocoran oli mesin, kinerja transmisi manual atau otomatis, serta kondisi sistem suspensi.

Fungsi sistem AC, kelistrikan interior, komponen pintu geser elektrik (PSD) jika ada, serta bodi dari bekas benturan keras wajib dicek. Catatan servis berkala menjadi indikator utama dalam menilai kelayakan unit bekas.

Penelitian kelengkapan surat kendaraan seperti STNK dan BPKB dilakukan dengan mencocokkan nomor rangka serta nomor mesin secara langsung.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: moladin.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow