Menteri Hukum Soroti Potensi Besar Hak Kekayaan Intelektual dalam Industri Olahraga

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Sektor olahraga di Indonesia kini tengah diarahkan menjadi industri besar yang dikelola secara profesional. Potensi ekonomi yang tinggi membuat pelindungan hak kekayaan intelektual di bidang ini menjadi semakin krusial.

Peringatan Hari Kekayaan Intelektual (HAKI) Sedunia 2026 mengangkat tema Kekayaan Intelektual dan Olahraga: Siap Berinovasi. Agenda ini diselenggarakan di area Car Free Day (CFD) kawasan Sarinah, Jakarta, pada Minggu (26/4/2026), seperti dilansir dari Bola.

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa pemilihan tema tersebut didasarkan pada arahan dari Organisasi Kekayaan Intelektual Sedunia yang melihat keterkaitan erat antara kreativitas dan fisik.

"Tadi seperti yang saya sampaikan, setiap tahun kita selalu memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia. Tahun ini, kebetulan Organisasi Kekayaan Intelektual Sedunia itu mengambil tema kekayaan intelektual dan olahraga," ujarnya.

"Kenapa diambil itu? Kelihatannya seperti tidak ada keterkaitan sama sekali, tapi sesungguhnya sekarang perkembangan yang luar biasa, karena olahraga seperti yang saya katakan tadi sudah berkembang menjadi sebuah industri yang luar biasa besarnya," sambungnya.

Peringatan HAKI 2026 ini tidak hanya berpusat di Jakarta, melainkan juga dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Supratman Andi Agtas menilai industri olahraga nasional saat ini menyimpan banyak potensi komersial yang dilindungi hukum.

"Kita bisa lihat di industri sepak bola atau pun juga di cabor-cabor yang lain. Kita biasa melihat betapa besarnya sponsor, betapa besarnya hak kekayaan intelektual yang melekat di dalam satu arena. Entah itu merek, atau juga yang sering tidak kita perhatikan, sering tidak terbaca secara visual, terlihat secara visual, adalah banyaknya paten yang berada dalam ekosistem olahraga," jelas Supratman.

"Ya, ada sepatu, ada bola, di arena ada sepeda, ada raket, bola padel, raket padel, itu semua karya cipta yang luar biasa karena itu melekat di dalamnya adalah hak kekayaan intelektual. Karena itu pada hari ini, itu sudah sejalan dengan apa yang dikerjakan oleh teman-teman di Kemenpora, menjadikan olahraga sebagai sebuah event untuk sport dan juga menyangkut soal komersialisasinya," lanjut pria berusia 56 tahun.

Di sisi lain, Direktur Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Brigjen Pol. Arie Ardian Rishadi, menggarisbawahi pentingnya dukungan publik terhadap legalitas hak cipta guna memajukan industri kreatif dan olahraga.

"Mari kita apresiasi karya anak bangsa dan para pelaku industri dengan cara yang benar, yaitu menonton secara legal," kata Arie.

Antusiasme Masyarakat dalam Fun Walk

Rangkaian acara kedinasan ini dikemas dengan berbagai kegiatan fisik yang melibatkan masyarakat luas sejak pagi hari di jalur utama ibu kota.

Ratusan warga Jakarta memadati kawasan Sarinah untuk berpartisipasi dalam jalan sehat (fun walk) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum.

Masyarakat terpantau antusias mengikuti jalan sehat yang rutenya membentang hingga kawasan Sudirman. Prosesi pelepasan peserta (flag off) dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan dibuka langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Selain jalan sehat, perayaan ini diisi dengan panggung hiburan musik, zumba bersama, serta bincang-bincang interaktif yang menghadirkan sejumlah praktisi olahraga nasional.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: bola.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed