Myanmar Kalahkan Filipina Empat Satu di Piala AFF Tiga Puluh Enam

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional sepak bola Myanmar meraih kemenangan mengejutkan dengan skor 4-1 atas tuan rumah Filipina dalam laga fase grup Piala AFF 2026 di New Clark City Stadium, Selasa (28/7/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.

Hasil tersebut menjaga peluang Myanmar untuk melangkah ke babak semifinal turnamen. Saat ini Myanmar menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B dengan mengoleksi tiga poin dari dua laga.

Pelatih Myanmar, Jørn Andersen, mengapresiasi tinggi efektivitas permainan dan daya juang anak asuhnya saat menghadapi Filipina. Andersen menyebut timnya mampu memaksimalkan setiap peluang yang didapat setelah sebelumnya mengalami kekalahan 1-2 dari Malaysia.

"Kami menampilkan performa bagus di kandang melawan Malaysia pada hari Sabtu, tetapi sangat tidak beruntung. Kami bermain dengan cara yang sama hari ini dan menciptakan banyak peluang. Namun, melawan Malaysia, kami tidak mampu mengkonversi peluang tersebut dan akhirnya kalah 2-1," kata Jørn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.

Meskipun kalah dalam hal penguasaan bola yang hanya mencapai 33 persen, tim asuhannya dinilai mampu mengeksploitasi kelemahan lawan melalui serangan cepat.

"Sebelum pertandingan melawan Filipina, kami memberi tahu para pemain untuk tampil dan berjuang dengan cara yang sama lagi, dan itulah yang mereka lakukan. Kali ini, kami mampu mencetak gol dari peluang kami dan lebih beruntung di depan gawang, yang memungkinkan kami untuk menang," kata Jørn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.

Andersen menegaskan bahwa penguasaan bola yang tinggi tidak selalu menjadi jaminan untuk memenangkan sebuah pertandingan.

"Penguasaan bola tidak selalu memenangkan pertandingan sepak bola," kata Jørn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.

Kunci keberhasilan timnya terletak pada efisiensi serangan serta keberanian memanfaatkan setiap momentum di depan gawang lawan.

"Hal terpenting dalam sepak bola adalah mencetak gol, menyerang dengan cepat, dan menciptakan peluang," kata Jørn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.

Ketajaman garis depan tim menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.

"Kami bisa menyerang dengan cepat, mengirimkan umpan silang, dan mencetak gol. Ketika kami menggunakan kekuatan tersebut secara efektif, seperti yang kami lakukan hari ini, kami bisa memenangkan pertandingan," kata Jørn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.

Sementara itu, penyerang Timnas Myanmar, Than Paing, mengungkapkan bahwa kepercayaan diri seluruh anggota tim menjadi modal utama dalam mengamankan kemenangan vital ini.

"Sebelum pertandingan, semua orang percaya kami harus menang karena harapan kami di turnamen bergantung pada pertandingan ini," kata Than Paing, Penyerang Timnas Myanmar.

Para pemain sepakat untuk bangkit dan memperjuangkan nasib tim hingga laga usai.

"Kami kalah 1-2 melawan Malaysia di pertandingan pembuka kami, tetapi kami mengatakan kepada diri sendiri untuk tidak menyerah. Pelatih dan semua pemain percaya kami bisa membalas," kata Than Paing, Penyerang Timnas Myanmar.

Di sisi lain, pelatih Timnas Filipina, Carles Cuadrat, menilai skuad mudanya terlambat beradaptasi dengan kondisi lapangan pascahujan deras sebelum laga dimulai.

"Myanmar memiliki pemain yang lebih berpengalaman yang mengelola situasi dengan lebih baik," kata Carles Cuadrat, Pelatih Timnas Filipina.

Faktor cuaca dan genangan air dinilai memengaruhi alur bola dan performa timnya secara keseluruhan.

"Mereka memahami bagaimana air akan memperlambat bola dan menyesuaikan permainan mereka sesuai dengan itu," kata Carles Cuadrat, Pelatih Timnas Filipina.

Cuadrat menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari kekalahan ini demi meningkatkan daya saing tim di pertandingan mendatang.

"Kondisi seperti ini adalah bagian dari sepak bola, dan kami harus belajar bagaimana tetap kompetitif dalam keadaan seperti itu," kata Carles Cuadrat, Pelatih Timnas Filipina.

Filipina selanjutnya dijadwalkan bertandang ke markas Laos di Vientiane pada Sabtu mendatang, sementara Myanmar bakal menjamu lawan yang sama di Yangon pada Selasa depan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed