Nadeo Argawinata Ungkap Alasan Bertahan di Borneo FC

Smallest Font
Largest Font

Borneo FC melakukan perombakan besar-besaran menjelang musim baru dengan melepas 15 pemain sekaligus. Pelatih Fabio Lefundes beserta jajaran staf kepelatihan juga menyusul hengkang dari klub berjuluk Pesut Etam tersebut. Langkah ini terhitung mengejutkan mengingat performa impresif mereka pada musim lalu.

Tim asal Samarinda ini sukses menempati peringkat kedua dengan mengemas 79 poin, jumlah yang sama dengan sang juara Persib Bandung. Borneo FC hanya kalah dalam catatan head to head dari Persib Bandung. Dalam dua pertemuan yang terjadi, Pesut Etam menelan satu kekalahan dan meraih satu hasil imbang saat bermain di kandang.

Menanggapi situasi eksodus massal ini, penjaga gawang utama Nadeo Argawinata memberikan respons tenang. Pemain yang baru saja memperbarui masa baktinya di Borneo FC ini menilai perombakan skuad sebagai dinamika yang lumrah.

Apalagi, fenomena bongkar pasang skuad ini bukan hal baru bagi Pesut Etam. Dalam dua musim terakhir, manajemen klub memang kerap melepas pilar lama dan mendatangkan banyak amunisi baru. "Di dalam sepak bola, itu hal normal pemain datang dan pergi, dan sebagai pemain kita harus siap dengan kemungkinan itu. Dari beberapa tahun ini kebetulan Borneo FC selalu begitu, jadi sudah cukup biasa," kata Nadeo Argawinata saat berbincang dengan Bola.

Keputusan perombakan ini tidak menggoyahkan kesetiaan penjaga gawang kelahiran Kediri tersebut. Pemain yang telah mengawal gawang Borneo FC selama enam musim ini mengaku membutuhkan pertimbangan mendalam sebelum menentukan pelabuhan baru. Faktor kepastian menit bermain sebagai pilihan utama dan kondisi finansial klub yang sehat menjadi parameter penting bagi dirinya. Keseriusan manajemen dalam memakai jasanya juga menjadi alasan kuat untuk tidak meninggalkan Samarinda.

"Sudah jelas berarti saat ini hanya Borneo FC yang pasti dan serius menginginkan saya. Tawaran dari klub lain memang sudah ada, tapi mungkin negosiasi yang belum tercapai," ungkapnya. Menatap musim 2026/2027, penjaga gawang Timnas Indonesia ini mengusung ambisi besar.

Target meraih trofi juara tetap menjadi prioritas utama setelah dalam dua musim beruntun Borneo FC selalu gagal dan harus puas menjadi runner-up. "Pastinya, bisa mencapai apa yang sudah di targetkan tim maupun secara pribadi. Bermain lebih maksimal dan bagus serta bertanggung jawab dalam setiap pertandingan yang dipercayakan kepada saya.

Tentu, sebuah kebanggan jika nanti bisa membawa Borneo FC juara. Aamiin," kata kiper Timnas Indonesia itu.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed