Paul Scholes Sebut Juan Sebastian Veron Rekan Setim Paling Bertalenta
Kemampuan luar biasa Juan Sebastian Veron mendapat pengakuan tinggi dari legenda Manchester United, Paul Scholes. Mantan gelandang tim nasional Inggris tersebut menilai Veron sebagai rekan setim dengan talenta alami paling menonjol selama ia berkarier di Old Trafford.
Pandangan tersebut disampaikan Scholes meskipun gelandang asal Argentina itu sering dianggap belum memenuhi ekspektasi publik saat merumput di Premier League, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pernyataan ini tergolong istimewa mengingat Scholes telah bermain bersama deretan bintang dunia selama dua dekade berseragam Setan Merah. Manajer legendaris Sir Alex Ferguson bahkan pernah mengategorikan Scholes dalam daftar empat pemain berkelas dunia yang pernah ia tangani, berdampingan dengan Eric Cantona, Ryan Giggs, serta Cristiano Ronaldo.
Walaupun pernah berbagi lapangan dengan nama-nama besar tersebut, Scholes menegaskan tidak ada satu pun yang menandingi bakat alami Veron. Penegasan ini ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara podcast The Good, The Bad & The Football.
"Veron. Kalau bicara soal bakat alami, kemauptannya luar biasa," kata Scholes.
Kehadiran Veron di Manchester United pada musim panas 2001 memang sempat menggegerkan internal tim. Rekrutmen dari Lazio senilai 28,1 juta poundsterling tersebut menjadikan Veron sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola Inggris kala itu.
Mantan gelandang Manchester United lainnya, Nicky Butt, menceritakan kecemasan yang dirasakannya saat berita kepindahan Veron mencuat. Kualitas tinggi yang dimiliki pemain berjuluk El Brujita itu sempat membuat Butt merasa peluang tampilnya di lini tengah telah tertutup.
"Saya ingat ketika kami merekrut Veron. Saat itu saya biasanya menjadi pilihan ketiga di Manchester United. Scholes dan Keane adalah dua pilihan utama.
Saya sedang liburan ketika membaca koran dengan judul 'Veron'. Saya langsung berpikir, 'Saya tidak akan pernah bermain lagi untuk Manchester United'," ujar Butt.
Veron mengawali perjalanannya di Inggris dengan impresif hingga dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Premier League periode September 2001. Ia turut berkontribusi mempersembahkan satu trofi juara Premier League selama dua musim membela Manchester United.
Kendati menunjukkan sejumlah aksi memukau melalui mengeksekusi bola mati, Veron menemui kendala untuk konsisten beradaptasi dengan ritme serta intensitas kompetisi domestik Inggris. Manajemen Manchester United pada akhirnya melepas sang pemain ke Chelsea pada musim panas 2003 lewat nilai transfer 15 juta poundsterling.
Scholes kembali menegaskan penilaian pribadinya terhadap sosok mantan rekan setimnya tersebut.
"Menurut saya, dia mungkin pemain dengan bakat alami terbaik yang pernah bermain bersama saya," tambah Scholes.
Sir Alex Ferguson juga memahami karakteristik permainan anak asuhnya itu. Ferguson melihat potensi maksimal Veron lebih memancar ketika tampil di pentas antarklub Eropa dibandingkan pada kompetisi domestik.
"Juan Veron mampu memainkan sepak bola yang luar biasa dan memiliki talenta besar. Namun, pada beberapa kesempatan, dia merasa Premier League sedikit sulit baginya. Dia adalah pemain bergaya Eropa, dan di kompetisi itulah kami mendapatkan penampilan terbaik darinya," ujar Ferguson.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow