PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Indonesia ke AVC Cup 2026
Ketua PBVSI Imam Sudjarwo resmi melepas Timnas Bola Voli Putri Indonesia menuju Filipina untuk mengikuti turnamen AVC Women's Volleyball Cup 2026 di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Selasa (2/6/2026), dilansir dari Bola.
Imam Sudjarwo mengapresiasi kehadiran para atlet dalam pemusatan latihan nasional yang berlangsung singkat sebagai bentuk komitmen tinggi untuk membela negara di kancah internasional.
"Timnas Bola Voli Putri Indonesia insyaallah nanti malam akan berangkat ke sana. Yang pertama, saya menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan bangga saya, juga pengurus pusat PBVSI, karena kalian semua telah hadir di PBVSI ini sejak pemusatan latihan walaupun waktunya tidak lama. Ini adalah wujud daripada kalian mempunyai integritas yang tinggi," ujar Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
Ia menegaskan bahwa kepentingan bangsa harus selalu diutamakan oleh para atlet di atas kepentingan pribadi atau kelompok selama menjalankan tugas resmi.
"Karena yang akan kita kerjakan adalah membela negara, membela bangsa Indonesia. Jadi, negara itu adalah yang harus didahulukan, yang harus diutamakan. Jadi kalian begitu dipanggil, semua hadir lengkap dan siap untuk membela negara.
Dan itu mewujudkan kecintaan kalian semua terhadap Tanah Air yang kita cintai. Begitu dulu kalau mau jadi atlet, itu dulu, cinta kepada negaramu," ucap Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
PBVSI menargetkan skuad Merah Putih minimal mampu mempertahankan posisi lima besar Asia seperti pencapaian pada edisi kejuaraan tahun lalu.
"Target kita tidak muluk-muluk, pertahankan saja di ranking lima, syukur kalian bisa melebihi dari itu. Karena waktu AVC Championship tahun lalu pada Juni 2026, kalian adalah ranking lima," tutur Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
Seluruh lawan seperti Lebanon, Hong Kong, Vietnam, Iran, dan Kazakhstan wajib diwaspadai karena hasil laga berpengaruh langsung pada poin peringkat dunia, terlebih Indonesia dihadapi total lima agenda internasional tahun ini.
"Karena ada lima event, three event internasional yang mendapatkan poin. Karena SEA V.League, kemudian AVC Women Volleyball Cup itu poinnya dapat poin juga 30 persen, 30 persen, kemudian nanti untuk AVC Continental ada 40 persen. Jadi kalau kalian kalah, tidak pernah menang, drop pasti, ya pasti drop jatuh banget. Ya jatuh banget," ungkap Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
Ketua PBVSI juga menekankan pentingnya membangun kerja sama yang solid serta komunikasi terbuka antara pemain dan tim pelatih demi meraih hasil maksimal.
"Tidak ada artinya kalian hebat satu orang, dua orang, tapi tidak ada chemistry di antara kalian. Jadi harus ada kolaborasi yang baik antara pemain dengan pemain, kolaborasi antara pemain dengan pelatih," terang Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
Para pemain diingatkan untuk tetap rendah hati, menghindari keegoisan, dan saling memberikan dukungan moral saat menghadapi situasi sulit di lapangan.
"Jangan bangga diri, jangan sombong, 'saya hebat', tidak bisa. Karena ada kebersamaan, karena ini adalah permainan tim. Saya ulangi lagi, ini adalah permainan tim.
Saling kerja sama antara satu dengan lainnya. Tidak bisa kita bermain sendiri. Ada yang salah, jangan disalahkan, tapi bagaimana dibangkitkan semangatnya," kata Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
Imam Sudjarwo meminta para atlet menjaga kebugaran fisik serta fokus penuh pada tanggung jawab besar sebagai perwakilan negara sepanjang turnamen.
"Selamat berjuang, waktu kalian cukup panjang. Cukup panjang ada lima event yang kalian harus lakukan. Oleh sebab itu, jaga kesehatan, siapkan fisik, lupakan dulu yang di rumah. Bukan berarti melupakan selamanya di rumah, lupakan dulu pacar-pacar yang rindu begitu kan, karena sudah mau berangkat ke sana," ujar Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
Kesempatan membela negara di turnamen internasional ini diharapkan menjadi sebuah kehormatan besar bagi karier para atlet muda Indonesia.
"Ini jangan dianggap sebagai beban untuk kalian, tapi adalah sebuah kehormatan kalian untuk mewakili negara. Tidak semua anak muda mendapat kesempatan seperti kalian. Ini adalah kesempatan yang harus kalian anggap bahwa itu sebuah kehormatan dan kebanggaan," imbuh Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow