PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Indonesia ke AVC Cup 2026

Smallest Font
Largest Font

Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia resmi melepas Timnas Bola Voli Putri Indonesia menuju Filipina untuk mengikuti turnamen AVC Women's Volleyball Cup 2026 pada Selasa, 2 Juni 2026.

Dilansir dari Bola, pelepasan para atlet tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PBVSI Imam Sudjarwo di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, menjelang turnamen yang bergulir 6-14 Juni 2026.

Imam Sudjarwo mengapresiasi kehadiran para atlet dalam pemusatan latihan nasional yang berlangsung singkat sebagai bukti komitmen tinggi untuk mewakili negara di level internasional.

"Timnas Bola Voli Putri Indonesia insyaallah nanti malam akan berangkat ke sana. Yang pertama, saya menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan bangga saya, juga pengurus pusat PBVSI, karena kalian semua telah hadir di PBVSI ini sejak pemusatan latihan walaupun waktunya tidak lama. Ini adalah wujud daripada kalian mempunyai integritas yang tinggi," ujar Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Pihaknya menegaskan bahwa kepentingan bangsa harus diutamakan di atas kepentingan pribadi atau kelompok bagi setiap pemain yang memakai seragam Merah Putih.

"Karena yang akan kita kerjakan adalah membela negara, membela bangsa Indonesia. Jadi, negara itu adalah yang harus didahulukan, yang harus diutamakan. Jadi kalian begitu dipanggil, semua hadir lengkap dan siap untuk membela negara.

Dan itu mewujudkan kecintaan kalian semua terhadap Tanah Air yang kita cintai. Begitu dulu kalau mau jadi atlet, itu dulu, cinta kepada negaramu," ucap Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Mengenai target kompetisi, PBVSI berharap tim nasional setidaknya mampu mempertahankan peringkat kelima yang diraih pada edisi kejuaraan tahun lalu.

"Target kita tidak muluk-muluk, pertahankan saja di ranking lima, syukur kalian bisa melebihi dari itu. Karena waktu AVC Championship tahun lalu pada Juni 2026, kalian adalah ranking lima," tutur Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Imam Sudjarwo juga mengingatkan tim untuk mewaspadai seluruh lawan seperti Lebanon, Hong Kong, Vietnam, Iran, dan Kazakhstan karena hasil laga berdampak pada poin peringkat dunia.

"Karena ada lima event, three event internasional yang mendapatkan poin. Karena SEA V.League, kemudian AVC Women Volleyball Cup itu poinnya dapat poin juga 30 persen, 30 persen, kemudian nanti untuk AVC Continental ada 40 persen. Jadi kalau kalian kalah, tidak pernah menang, drop pasti, ya pasti drop jatuh banget. Ya jatuh banget," ungkap Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Kerja sama tim dan kolaborasi antara pemain dengan pelatih menjadi penekanan utama agar tim bisa tampil solid di lapangan.

"Tidak ada artinya kalian hebat satu orang, dua orang, tapi tidak ada chemistry di antara kalian. Jadi harus ada kolaborasi yang baik antara pemain dengan pemain, kolaborasi antara pemain dengan pelatih," terang Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Para pemain juga diminta untuk tidak bersikap sombong dan selalu saling mendukung apabila ada rekan setim yang melakukan kesalahan.

"Jangan bangga diri, jangan sombong, 'saya hebat', tidak bisa. Karena ada kebersamaan, karena ini adalah permainan tim. Saya ulangi lagi, ini adalah permainan tim.

Saling kerja sama antara satu dengan lainnya. Tidak bisa kita bermain sendiri. Ada yang salah, jangan disalahkan, tapi bagaimana dibangkitkan semangatnya," kata Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Seluruh anggota tim diimbau menjaga kondisi fisik dengan baik karena agenda kompetisi internasional yang dihadapi sepanjang tahun ini cukup padat.

"Selamat berjuang, waktu kalian cukup panjang. Cukup panjang ada lima event yang kalian harus lakukan. Oleh sebab itu, jaga kesehatan, siapkan fisik, lupakan dulu yang di rumah. Bukan berarti melupakan selamanya di rumah, lupakan dulu pacar-pacar yang rindu begitu kan, karena sudah mau berangkat ke sana," ujar Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Kesempatan membela negara di ajang internasional ini harus dipandang sebagai sebuah kehormatan besar bagi para atlet muda Indonesia.

"Ini jangan dianggap sebagai beban untuk kalian, tapi adalah sebuah kehormatan kalian untuk mewakili negara. Tidak semua anak muda mendapat kesempatan seperti kalian. Ini adalah kesempatan yang harus kalian anggap bahwa itu sebuah kehormatan dan kebanggaan," imbuh Imam Sudjarwo, Ketua PBVSI.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow