Keluarga Putuskan Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata

Smallest Font
Largest Font

Keluarga besar Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, H. Rachmat Gobel, memutuskan untuk memakamkan almarhum di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, setelah wafat pada Jumat (10/7/2026) dini hari.

Keputusan tersebut membatalkan informasi sebelumnya yang menyebutkan bahwa almarhum akan dibawa ke tanah kelahirannya di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, sebagaimana dilansir dari Ulanda.

Kepastian mengenai lokasi peristirahatan terakhir ini diambil melalui musyawarah keluarga besar di Jakarta dan menjadi keputusan yang final.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango, Rakhmatiyah Deu, memberikan keterangan langsung dari rumah duka yang beralamat di Jalan Prof. Dr. Soepomo Nomor 55A, Jakarta Selatan.

“Keputusan ini sudah final. Tadi telah dilakukan musyawarah keluarga, dan hasilnya almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Keputusan tersebut merupakan kesepakatan keluarga inti, terutama istri dan anak-anak almarhum,” ujar Rakhmatiyah Deu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango.

Sebelum keputusan ini diambil, pihak keluarga dan masyarakat di Gorontalo sebenarnya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan jenazah sejak pagi hari.

“Keluarga besar di Gorontalo memang sudah mulai melakukan berbagai persiapan. Tetapi setelah ada musyawarah keluarga di Jakarta, diputuskan bahwa almarhum dimakamkan di TMP Kalibata. Sebagai keluarga dan masyarakat Gorontalo tentu kita menghormati keputusan tersebut,” kata Rakhmatiyah Deu.

Pihak keluarga inti memiliki hak penuh dalam menentukan lokasi pemakaman tersebut setelah mempertimbangkan berbagai aspek.

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa jenazah Rachmat Gobel akan diterbangkan ke Gorontalo menggunakan pesawat jet pribadi demi memenuhi harapan masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Meskipun demikian, pemilihan TMP Kalibata Jakarta dilakukan sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas jasa dan pengabdian besar almarhum sebagai tokoh bangsa.

“Beliau memang tidak kembali dimakamkan di tanah kelahirannya, tetapi kecintaan beliau kepada Gorontalo tidak pernah berubah. Pengabdian, perjuangan, dan karya-karyanya akan selalu menjadi bagian dari sejarah pembangunan daerah ini,” tutur Rakhmatiyah Deu.

Saat ini masyarakat Gorontalo mengiringi kepergian almarhum dengan doa dan mengenang dedikasi yang telah diberikan selama puluhan tahun untuk daerah serta negara.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed