Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

Smallest Font
Largest Font

Manajer asal Spanyol Pep Guardiola dipastikan akan meninggalkan Manchester City setelah pertandingan terakhir musim ini melawan Aston Villa di Stadion Etihad pada Minggu (24/5/2026), seperti dilansir dari Bola.

Klub raksasa Inggris tersebut telah mengonfirmasi berakhirnya masa bakti pelatih berusia 55 tahun itu setelah menduduki kursi manajer selama 10 musim. Pertandingan penutup tersebut menjadi momen perpisahan bagi sang pelatih yang telah menyumbang 17 trofi, termasuk enam gelar Premier League.

Sebelum pengumuman resmi ini dirilis, BBC Sport melaporkan bahwa manajemen Manchester City sebenarnya sudah mulai mengantisipasi dan mempersiapkan kepergian Guardiola sejak setahun sebelum masa kontraknya resmi berakhir.

"Jangan tanyakan alasan saya pergi. Tidak ada alasan khusus, tetapi jauh di dalam hati saya, saya tahu ini waktunya," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Guardiola menyatakan bahwa keputusannya didasarkan pada momentum yang tepat bagi dirinya dan klub, sembari menegaskan bahwa ikatan emosionalnya dengan tim akan tetap bertahan.

"Tidak ada yang abadi. Kalau ada yang abadi, saya mungkin masih akan tetap di sini. Yang akan abadi adalah perasaan, orang-orangnya, kenangan, dan cinta saya kepada Manchester City," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Pernyataan Guardiola tersebut mendapat tanggapan langsung dari pihak manajemen klub yang mengapresiasi dedikasi luar biasa sang manajer selama menakhodai The Sky Blues di kompetisi domestik dan Eropa.

"Ada beberapa momen dalam perjalanan ini ketika dia sebenarnya bisa saja berhenti, dan itu sudah lebih dari cukup," kata Khaldoon Al Mubarak, Chairman Manchester City.

Al Mubarak menilai kontribusi Guardiola sangat besar karena selalu berhasil mempertahankan motivasi tinggi skuad dalam mengejar prestasi di setiap musim kompetisi.

"Namun entah bagaimana, Pep selalu menemukan energi baru dan terus melangkah, mencari cara-cara berbeda dan inovatif untuk terus menang dan meraih kesuksesan," imbuh Khaldoon Al Mubarak, Chairman Manchester City.

Kepastian kepergian juru taktik asal Spanyol ini diumumkan tepat tiga hari setelah Manchester City dipastikan gagal mempertahankan gelar juara Premier League musim 2025/2026 yang jatuh ke tangan Arsenal.

Hasil imbang Manchester City saat menghadapi Bournemouth pada hari Selasa membuat Arsenal secara resmi mengunci gelar juara liga untuk pertama kalinya dalam periode 22 tahun terakhir.

Setelah era Guardiola berakhir, mantan pelatih Chelsea Enzo Maresca yang pernah menjadi asisten pelatih di City kini dilaporkan mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi manajer utama yang baru.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: bola.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed