Persebaya Tidak Perlu Menyesali Kepergian Bruno Moreira
Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya tampaknya tidak perlu menyesali kepergian winger asal Brasil, Bruno Moreira. Pemain yang sempat menjabat kapten Bajul Ijo menunjukkan performa buruk selama Piala Presiden 2026.
Piala Presiden 2026 seharusnya bisa menjadi ajang untuk membuktikan kemampuan bagi Bruno Moreira bersama klub barunya, Port FC. Apalagi, ini bakal jadi musim perdana baginya berkarier di Thailand.
Bruno sempat jadi idola publik Surabaya dengan membela Persebaya pada 2021/2022. Winger asal Brasil itu kemudian hijrah ke Yunani pada 2022/2023, tapi kembali ke Surabaya pada 2023/2024.
Dia bahkan didapuk sebagai kapten selama dua musim pada periode 2024-2026. Dia juga mendapat nomor punggung 10 sampai dijuluki “Anak Baik” oleh pihak klub melalui kampanye dan merchandise yang dijual untuk penggemar.
Sayangnya, Bruno mengalami penurunan performa selama dua musim terakhir membela Persebaya saat menjadi kapten. Keputusan hengkang ke Port FC sempat diprediksi jadi momentumnya untuk bangkit.
Pihak klub Port FC kemudian menyambut baik momentum Piala Presiden 2026. Tergabung di Grup B, mereka akan tampil di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, markas Persebaya yang sangat akrab bagi Bruno.
Selalu Dinantikan Bonek
Menariknya, Bonek selalu memberi sambutan hangat untuk Bruno saat masih menjalani pemanasan bersama Port jelang pertandingan. Dia tampak menikmati momen status sebagai pujaan publik Surabaya.
Pemain berusia 27 tahun itu bahkan selalu mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama. Dia membukukan 61 menit kontra PSMS dan 71 menit melawan Persija Jakarta, tapi tak ada kontribusi berarti.
Tak cuma sambuatan Bonek, Bruno juga selalu mendapat kesempatan hadir mewakili Port FC dalam konferensi pers setelah pertandingan. Meski tampil buruk, dia melempar senyum ke arah media dan menjawab setiap pertanyaan.
Momen yang dinantikan akan muncul di matchday ketiga saat Port FC dijadwalkan menghadapi Persebaya. Duel ini juga jadi penentu Persebaya untuk keluar sebagai juara Grup B, dan Port FC tidak boleh untuk lolos semifinal.
Pelatih Port FC, Sarawut Treephan, menyatakan bahwa Bruno tidak mendapat jaminan untuk bermain menghadapi mantan klubnya. Hal ini wajar karena sang pemain sudah tampil dalam dua laga yang tidak memuaskan.
“Akan menjadi sebuah kehormatan untuk bermain melawan Persebaya di depan Bonek dan Bonita. Namun sekali lagi, kami akan datang ke sini. Kami akan melihat siapa yang siap bermain,” ungkap Bruno Moreira.
Hari yang ditunggu terjadi. Saat masih sesi pemanasan, puluhan ribu Bonek yang menghadiri Stadion GBT memberi tepuk tangan kepada Bruno. Di momen ini, semua tampak berjalan baik baginya.
Tidak Sesuai Harapan
Sayangnya, yang diharapkan tidak terjadi. Tak ada aksi ajaib Bruno di atas lapangan. Dia tampaknya gugup. Apalagi, Bonek meneriakkan “boo” pada Bruno saat sedang membawa bola.
Jangankan gol dan assist, Bruno bahkan semakin menunjukkan kualitas buruknya di laga ini. Berawal dari upaya individu mendribel bola di kotak penalti, gerakannya dengan mudah dihentikan oleh gelandang Persebaya, Gledson Paixao.
Dalam situasi itu, kedua pemain tampak ingin mengejar bola lagi, namun Bruno kedapat menyikat Gledson dalam situasi tanpa bola. Wasit Yudai Yamamoto langsung mengganjar kartu kuning atas aksi tersebut.
Namun, insiden ini rupanya belum berhenti di situ. Yudai Yamamoto berdiskusi dengan asisten wasit sebelum melanjutkan pertandingan. Bruno pun dipanggil, kartu kuning dibatalkan, dan dia menerima kartu merah langsung.
Sontak saja seisi stadion mengejeknya selama momen ini berlangsung. Gagal memberi kontribusi, tak ada gol atau assist sama sekali, dan Bruno malah merugikan timnya dengan aksi tidak perlu.
Sialnya lagi, Port FC harus bertanding dengan 10 pemain saja dalam kondisi masih tertinggal 1-2. Pada akhirnya, mereka memang harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor tersebut.
Rentetan performa buruk Bruno ini berdampak banyak bagi Piala Presiden 2026. Port FC gagal mempertahankan gelar, Persebaya berstatus juara Grup B, dan Persija Jakarta merangsek naik ke posisi runner-up sekaligus lolos ke semifinal.
Dua pertandingan sengit penuh rivalitas bakal tersaji, yakni Persib Bandung bersua Persija, sedangkan Persebaya akan menghadapi Arema FC. Dan itu berkat Bruno Moreira yang gagal menunjukkan kualitasnya dalam laga ajang reuni.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow