Persija Jakarta Resmi Melepas Penyerang Asing Allano Lima
Persija Jakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang asing mereka, Allano Lima, pada Kamis (5/6/2026). Pengumuman pelepasan pemain berusia 31 tahun tersebut disampaikan manajemen Macan Kemayoran melalui akun Instagram resmi klub.
Langkah ini diambil setelah sang pemain merampungkan kontrak selama satu musim. Dilansir dari Bola, kontribusi Allano membantu tim bertengger di peringkat ketiga BRI Super League 2025/2026 dengan torehan sembilan gol dan sembilan assist.
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang diberikan sang penyerang selama berseragam merah.
"Terima kasih, Allano Lima. Kebersamaan antara Persija dan Allano akhirnya tiba di ujung cerita," tulis Persija.
Manajemen klub mengisyaratkan bahwa perpisahan ini merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional.
"Tak semua perjalanan berakhir dengan indah, tetapi kontribusinya akan selalu tinggal di hati kita semua," jelas tim berjuluk Macan kemayoran itu.
Kendati performanya krusial dan kerap mengubah situasi pertandingan, pemain asal Brasil ini tercatat mengoleksi 14 kartu kuning. Angka tersebut menjadikannya pemilik kartu kuning terbanyak kedua di kompetisi, di bawah gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya.
Klub asal ibu kota ini kemudian menutup pernyataan resmi mereka dengan memberikan doa terbaik untuk karier sang pemain ke depan.
"Terima kasih untuk setiap keringat, perjuangan, dan keceriaan yang diberikan untuk kota ini. Doa kami selalu menyertai, Allano!" ungkap Persija.
Di sisi lain, Allano Lima sebenarnya sempat mengunggah salam perpisahan yang mengindikasikan keinginan kuatnya untuk tetap bertahan di Jakarta.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada klub yang telah membuka pintunya untuk saya, serta kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyambut saya dan membuat saya merasa seperti di rumah sendiri," kata Allano.
Pemain asing tersebut juga mengungkapkan bahwa kepindahan ini terjadi di luar kendali dan rencana pribadinya.
"Saya pergi dengan perasaan sedih karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ini. Meski keinginan terbesar saya adalah bertahan dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya keputusan akhir bukan berada di tangan saya," imbuhnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow