Raymond dan Joaquin Lolos ke Semifinal Polytron Indonesia Open 2026
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses mengamankan tiket semifinal Polytron Indonesia Open 2026 setelah menumbangkan mantan Juara Dunia 2021 asal Jepang pada Jumat (5/6/2026). Bertanding di Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, pasangan tuan rumah menang lewat pertarungan tiga gim. Kemenangan mengejutkan atas Takuro Hoki/Yugo Kobayashi tersebut diraih melalui keunggulan skor 16-21, 24-22, dan 21-18, sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil positif di babak perempat final ini sekaligus mengantarkan mereka menghadapi babak empat besar turnamen. Pencapaian melaju hingga ke semifinal tersebut diakui oleh Raymond/Joaquin sebagai hasil yang luar biasa. Keduanya sempat berada di bawah tekanan besar pada gim penentuan sebelum akhirnya sukses membalikkan kedudukan.
"Hari ini benar-benar luar biasa. Dalam gim terakhir pertandingannya benar-benar sangat seru. Penonton pun juga ramai sekali hari ini. Benar-benar enggak menyangka kami bisa membalikkan keadaan walaupun posisinya tertekan terus di gim ketiga, tapi kami bisa menyelesaikan, ini benar-benar luar biasa, enggak bakal saya lupakan," kata Joaquin.
Setelah kehilangan gim pertama, performa agresif ditunjukkan oleh Raymond/Joaquin pada gim kedua demi memperpanjang napas pertandingan. Pertandingan berlangsung sengit saat pasangan Jepang menyamakan skor menjadi 18-18 hingga terjadi beberapa kali situasi match point. "Puji Tuhan kami bisa kasih kemenangan, pastinya pertandingan hari ini enggak mudah.
Mungkin agak banyak ragu-ragu saja, baru pertama kali ketemu lawan ini. Situasi lapangan hari ini dengan kemarin juga berbeda," tambah Raymond.
Memasuki gim ketiga, fokus Hoki/Kobayashi mulai terganggu setelah sempat memimpin perolehan poin secara signifikan. Pemulihan poin yang cepat dari kubu Indonesia didorong oleh efektivitas servis dari Raymond. "Servis itu menurut saya hal-hal kecil yang kelihatannya sepele, tapi penting banget. Apalagi di gim ketiga tadi kami sempat ketinggalan jauh dari 13-18, tapi langsung 19-19 dan berbalik unggul," ujar Joaquin.
Keunggulan servis tersebut dinilai menjadi faktor krusial yang memudahkan mereka untuk mengontrol arah permainan di lapangan. Strategi ini terbukti efektif dalam mengatasi ketertinggalan poin krusial di akhir gim penentu. "Jadi memang kelihatannya sepele tapi benar-benar hal yang penting banget.
Jadi kalau servisnya sudah bagus, untuk menguasai permainan akan lebih jauh lebih gampang," lanjutnya. Pada babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026 berikutnya, Raymond/Joaquin dijadwalkan bertanding melawan pemenang dari laga antara sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani, menghadapi Chen Bo Yang/Liu Yi asal China.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow