Real Madrid Resmi Tunjuk José Mourinho Sebagai Pelatih Baru

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Manajemen Real Madrid mengumumkan penunjukan José Mourinho sebagai juru taktik baru untuk skuad utama mereka selama tiga musim ke depan. Kesepakatan kerja sama dengan pelatih berkebangsaan Portugal tersebut dipastikan berjalan hingga 30 Juni 2029. Seperti dilansir dari Bola, kedatangan pelatih yang akrab disapa Mou ini akan menggantikan posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Álvaro Arbeloa.

Keputusan strategis tersebut diambil setelah Dewan Direksi Real Madrid mengadakan pertemuan resmi. Rapat direksi yang dipimpin langsung oleh Florentino Pérez selaku Presiden Klub berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026. Melalui pertemuan tersebut, jajaran manajemen memberikan persetujuan penuh atas kembalinya sang manajer ke Santiago Bernabéu.

Mourinho dijadwalkan bakal mulai memimpin latihan skuad Los Blancos secara langsung pada 13 Juli 2026. Momentum tersebut bertepatan dengan dimulainya program persiapan pra-musim klub raksasa Spanyol ini.

Langkah manajemen ini menyudahi penantian panjang setelah lebih dari sepuluh tahun sang pelatih meninggalkan ibu kota Spanyol. Tugas besar kini menanti pria berusia 63 tahun tersebut untuk meramu strategi tim dalam kompetisi domestik maupun Eropa. Mourinho didatangkan dengan ekspektasi tinggi untuk menghadirkan stabilitas serta menanamkan mentalitas pemenang yang kuat pada tim. Manajemen menilai pengalaman luas sang pelatih menjadi modal penting dalam memandu tim melewati fase transisi baru.

Kedatangan pelatih berpengalaman ini diharapkan mampu mendongkrak performa kolektif Real Madrid di lapangan. Agenda terdekat sang arsitek adalah mempersiapkan skuad demi menghadapi ketatnya persaingan La Liga dan turnamen kontinental musim 2026/2027.

Nostalgia Rekor Kesuksesan Masa Lalu

Periode pertama kepemimpinan Mourinho di Madrid tercatat pada tahun 2010 hingga 2013 setelah masa suksesnya bersama Inter Milan. Kala itu, misi utamanya adalah mematahkan dominasi kuat Barcelona di kancah domestik maupun Eropa.

Selama tiga tahun pengabdian tersebut, ia berhasil mempersembahkan gelar juara La Liga musim 2011-2012 dengan menembus rekor 100 poin. Selain trofi liga, ia juga menyumbangkan gelar Copa del Rey pada 2011 serta Supercopa de España pada tahun 2012.

Walaupun belum berhasil merengkuh trofi Liga Champions saat itu, Real Madrid mencatatkan pencapaian konsisten dengan menembus babak semifinal dalam tiga musim beruntun. Era tersebut juga sangat ikonik berkat rivalitas sengit melawan Barcelona yang kala itu ditangani oleh Pep Guardiola.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow