Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia dengan Misi Kebangkitan

Smallest Font
Largest Font

Roberto Mancini resmi kembali dipercaya menangani Timnas Italia, diumumkan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, pada Selasa, 28 Juli 2026. Mancini menjalani periode keduanya sebagai pelatih dengan misi mengembalikan kejayaan Italia yang tengah terpuruk di pentas internasional setelah gagal lolos Piala Dunia 2026. Selain menunjuk Mancini, FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik menggantikan Paolo Maldini.

"Hari ini kami memiliki pelatih baru dan direktur teknik baru," kata Malago kepada awak media.

"Saya merasa sosok yang tepat untuk menjadi pelatih Timnas Italia adalah Roberto Mancini. Ada banyak pertimbangan yang mendasari keputusan ini dan saya bertanggung jawab penuh atas pilihan tersebut," ujar Malago. Mancini menggantikan Gennaro Gattuso yang mengundurkan diri pada Maret 2026 setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 akibat kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada laga playoff.

FIGC mempertimbangkan beberapa kandidat, termasuk Antonio Conte dan Andrea Pirlo, serta dukungan dari Paolo Maldini untuk Thiago Motta, namun akhirnya memilih Mancini yang sukses membawa Italia juara Euro 2020. Mancini sebelumnya menangani Italia sejak 2018 hingga 2023 dan mencatat rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan serta gelar Euro 2020.

Keputusannya mundur pada 2023 untuk melatih Timnas Arab Saudi mendapat kritik, dan kariernya di sana hanya bertahan 14 bulan sebelum pindah ke klub Qatar, Al Sadd. Debut Mancini pada periode keduanya akan berlangsung di UEFA Nations League melawan Belgia pada 25 September 2026. Italia tergabung di grup berat bersama Belgia, Prancis, dan Turki.

Malago meminta publik tidak membebani Mancini dengan ekspektasi berlebihan mengingat waktu persiapan yang sangat singkat.

"Pelatih baru hanya memiliki dua sesi latihan sebelum pertandingan pertama," ujar Malago. "Kami harus memaksimalkan pemain yang kami miliki dan berusaha mempertahankan peringkat Eropa. Semua lawan seperti Prancis, Belgia, dan Turki merupakan tim yang tampil di Piala Dunia," tambahnya. Tugas terbesar Mancini adalah mengakhiri puasa Italia di ajang Piala Dunia, yang terakhir kali diikuti pada 2014 dan belum pernah melewati fase gugur sejak menjadi juara pada 2006.

Satu-satunya prestasi besar Italia dalam dua dekade terakhir adalah menjuarai Euro 2020 lewat adu penalti melawan Inggris.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed