Rupiah Menguat ke Rp17.945 per Dolar AS Jelang Pembukaan Pasar Sepekan

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp17.945 per dolar AS menjelang pembukaan perdagangan pekan ini, Senin (6/7/2026). Penguatan mata uang Garuda ini terjadi setelah pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu berhasil naik 44 poin atau sekitar 0,22 persen dari posisi sebelumnya.

Pergerakan kurs dollar hari ini memantik perhatian pelaku pasar yang terus memantau apakah rupiah melemah atau menguat secara konsisten. Pada pertengahan pekan lalu, mata uang domestik sempat tertekan cukup dalam sebelum akhirnya berhasil melakukan perlawanan terhadap greenback.

Berdasarkan data penutupan pasar pada Jumat (3/7/2026), mata uang rupiah sempat dibuka di posisi Rp17.952 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB. Posisi tersebut langsung menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan penutupan hari Kamis (2/7/2026) yang sempat terpuruk di level Rp17.995 per dolar AS.

Rupiah Kembali Menguat di Bawah Level 18 Ribu Per Dolar AS | SINDOnews

Sepanjang akhir pekan, harga dollar ke rupiah sekarang tertahan di angka Rp17.963 per dolar AS mengacu pada papan kuotasi perbankan per Sabtu (4/7/2026) hingga Minggu (5/5/2026). Sejumlah perbankan nasional pun mencatatkan variasi nilai jual dan beli yang cukup ketat di level psikologis baru ini.

Nilai tukar yang ditawarkan oleh bank-bank besar di dalam negeri menunjukkan kepatuhan pada dinamika pasar spot akhir pekan. Bank Mandiri misalnya, menetapkan kurs dolar AS di angka Rp17.963 per dolar AS pada posisi Minggu (5/7/2026).

Kurs di BRI dan BNI

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI) juga menunjukkan angka yang tidak jauh berbeda. Kurs dolar AS di kedua bank pelat merah tersebut terpantau masih bertahan di level Rp17.900-an pada perdagangan akhir pekan kemarin.

Berikut adalah tabel rincian perbandingan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdasarkan data perbankan dan pasar spot terkini:

Tabel Pergerakan Kurs Dolar AS terhadap Rupiah Juli 2026
Sumber / BankWaktu ReferensiNilai Tukar per Dolar AS
Pasar Spot (Penutupan)Jumat, 3 Juli 2026Rp17.945
Pasar Spot (09.05 WIB)Jumat, 3 Juli 2026Rp17.952
Bank MandiriMinggu, 5 Juli 2026Rp17.963
BRIMinggu, 5 Juli 2026Rp17.900-an
BNIMinggu, 5 Juli 2026Rp17.900-an

Faktor Pelemahan Indeks Dolar AS

Penguatan rupiah dipicu oleh performa Indeks Dolar AS (DXY) yang mengalami tren penurunan global. Indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama tersebut tercatat melemah 0,13 persen ke level 100,72 pada penutupan pekan lalu.

Penurunan DXY sejatinya sudah mulai terlihat sejak Jumat pagi dengan pelemahan sebesar 0,02 persen ke level 100,83. Tekanan bagi mata uang Amerika Serikat tersebut berlanjut hingga Jumat sore dengan depresiasi sebesar 0,14 persen ke level 100,70.

Perbandingan Mata Uang Regional Asia

Secara umum, mayoritas mata uang di kawasan Asia ikut memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS tersebut. Beberapa mata uang regional menunjukkan performa yang bervariasi sepanjang pekan lalu:

  • Won Korea Selatan dan baht Thailand mencatatkan penguatan paling tajam di Asia.
  • Ringgit Malaysia, rupiah, peso Filipina, dolar Singapura, yen Jepang, dan rupee India mengekor di zona hijau.
  • Yuan offshore dan yuan China mencatatkan penguatan secara terbatas.
  • Dolar Taiwan melemah 0,07 persen (secara mingguan merosot 0,2 persen) dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.

Meskipun berhasil finis di zona hijau pada akhir pekan, akumulasi performa rupiah sepanjang pekan lalu sebenarnya masih tercatat melemah sebesar 0,2 persen. Kondisi ini serupa dengan peso Filipina yang juga terkoreksi 0,2 persen, sementara rupee India terpangkas lebih dalam hingga 0,96 persen.

Prediksi Nilai Tukar Pekan Depan

Sejumlah analis pasar valas mulai merumuskan prediksi nilai tukar rupiah pekan depan untuk periode Juli 2026. Pergerakan mata uang domestik diperkirakan akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi global dan kebijakan moneter terbaru.

Rupiah diproyeksikan akan bergerak dalam kisaran dinamis antara Rp17.700 hingga Rp18.100 per dolar AS. Rentang pergerakan yang cukup lebar ini mengantisipasi volatilitas tinggi yang masih mungkin terjadi di pasar finansial dalam beberapa hari ke depan.

Harga komoditas dan nilai tukar mata uang dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah atau otoritas keuangan keuangan terkait.

Para pelaku usaha dan investor kini bersiap mengantisipasi arah pembukaan pasar awal pekan untuk menentukan strategi lindung nilai. Sentimen dari pasar regional Asia pada Senin pagi ini diperkirakan langsung memengaruhi fluktuasi rupiah sejak menit-menit pertama perdagangan dimulai.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed