Samsung Buka Pendaftaran Samsung Innovation Campus Batch 8
Samsung Electronics Indonesia kembali membuka pendaftaran program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8 pada 8 hingga 18 Agustus 2026. Pelatihan gratis bidang Coding, Artificial Intelligence, dan Internet of Things ini ditujukan bagi siswa SMA/SMK/MA serta mahasiswa, sebagaimana dilansir dari Gadgetren.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis proyek ini dirancang untuk mendukung percepatan transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Pendaftaran serta rincian persyaratan dapat diakses secara langsung melalui halaman resmi Samsung Innovation Campus.
Para peserta SIC Batch 8 akan menjalani lima tahapan pembelajaran. Program dimulai dengan materi Coding dan Programming, lalu dilanjutkan dengan IoT Fundamentals untuk memperkuat pemahaman dasar konsep teknologi.
Tahap berikutnya adalah AI dan IoT Bootcamp yang berfokus pada pengerjaan proyek berbasis data dan studi kasus nyata. Setelah mengembangkan proyek secara mandiri, peserta akan mempresentasikan hasil karyanya di hadapan mentor serta praktisi industri pada tahap Culmination Event.
Seluruh rangkaian pembelajaran SIC Batch 8 diselenggarakan tanpa dipungut biaya. Selain bimbingan dan materi pelatihan, peserta mendapatkan akses fasilitas berupa IoT Course Kit, keanggotaan komunitas, sertifikasi resmi, hingga kesempatan memenangkan hadiah.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, SIC Batch 7 berhasil menjaring 7.736 pendaftar dengan 5.000 peserta lolos ke tahap awal, hingga tersaring 20 tim terbaik untuk tampil di Culmination Event. Kategori Universitas pada batch tersebut dimenangkan oleh Tim Outliers lewat inovasi PhysioTrack, yaitu sistem rehabilitasi pasca-stroke yang mengintegrasikan AI Pose Estimation, sensor wearable berbasis IoT, dan pemantauan web.
Inovasi PhysioTrack memungkinkan pasien stroke menjalani latihan rehabilitasi terukur di rumah yang terpantau langsung oleh fisioterapis. Pengembangan solusi ini terdorong oleh metode pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan sepanjang program.
Inisiatif ini dihadirkan untuk memperluas akses pengembangan keterampilan digital bagi generasi muda di tanah air.
"Program ini tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis di bidang Coding, AI, dan IoT, tetapi juga mendorong mereka menjadi problem solver yang mampu menciptakan inovasi berdampak bagi masyarakat," kata Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow