Samsung Z Fold 8 Bawa Perubahan Desain dan Mesin Baru
Samsung mengubah pendekatan desain pada lini ponsel lipat terbarunya. Generasi penerus ini dirancang lebih ringkas sekaligus membawa pembaruan performa yang cukup signifikan dari pendahulunya.
Perubahan paling mencolok terlihat pada bentuk bodi saat terlipat. Sebagaimana dilansir dari Gadgetren, Samsung meninggalkan rasio layar 21:9 milik Galaxy Z Fold 7 dan menggantinya dengan rasio 10:16 yang melebar mirip paspor.
Perubahan rasio bodi ini memangkas bobot perangkat secara keseluruhan. Hasil pengujian internal Samsung mencatat berat ponsel turun dari 215 gram menjadi 201 gram.
Samsung menyediakan pilihan warna Graphite, Cream, Lavender, dan Pistachio untuk Galaxy Z Fold 8. Pilihan ini menggantikan opsi Silver Shadow, Jetblack, Blue Shadow, serta Mint yang sebelumnya hadir pada Galaxy Z Fold 7.
Perubahan rasio bodi berdampak langsung pada ukuran layar luar maupun dalam. Layar eksterior kini berukuran 5,5 inci dengan resolusi WUXGA+ (1972 x 1248 piksel), berbanding 6,5 inci Full HD+ (2520 x 1080 piksel) pada versi terdahulu.
Layar utama bagian dalam juga menyesuaikan menjadi 7,6 inci dengan resolusi 2448 x 1848 piksel. Sebagai perbandingan, versi terdahulu mengusung layar dalam 8 inci beresolusi 2184 x 1968 piksel.
Tingkat kecerahan puncak panel meningkat dari 2.600 nit menjadi 3.000 nit. Struktur layar dilapisi Flex Titanium yang memadukan titanium alloy dan pelat titanium untuk meredam benturan serta meminimalkan bekas lipatan.
Pengoperasian engsel diklaim terasa lebih halus dan ringan saat dibuka-tutup. Proteksi kaca luar turut ditingkatkan mengandalkan Corning Gorilla Glass Ceramic 3, naik dari versi Ceramic 2 pada generasi sebelumnya.
Dapur pacu kini diperkuat Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 For Galaxy berarsitektur Qualcomm Oryon generasi ketiga. Chipset ini melaju hingga 4,74GHz dengan GPU Qualcomm Adreno 840 dan dukungan Bluetooth 6.0.
Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold 7 mengandalkan Snapdragon 8 Elite For Galaxy berkecepatan 4,47GHz, GPU Adreno 830, serta Bluetooth 5.4. Peningkatan ini mendongkrak efisiensi komputasi dan akurasi konektivitas nirkabel.
Sektor daya kini ditopang baterai silikon-karbon berkapasitas 4.800mAh, meningkat dari 4.400mAh. Pengujian internal mencatat durasi pemutaran video naik dari 24 jam menjadi 26 jam nonstop.
Pengisian daya kabel melonjak dari 25W menjadi 45W. Pengisian selama 30 menit sanggup mengisi daya hingga 63 persen, sementara pengisian nirkabel ikut naik dari 15W menjadi 20W.
Penyesuaian terjadi pada sektor fotografi karena hilangnya lensa telefoto 10MP berfitur 3x optik zoom. Perangkat kini mengandalkan kamera utama untuk pembesaran setara optik 2x dan zoom digital hingga 10x.
Resolusi kamera utama disesuaikan menjadi 50MP dari sebelumnya 200MP. Namun, Samsung meningkatkan kemampuan kamera ultrawide secara signifikan dari 12MP menjadi 50MP.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow