Skor AnTuTu Xiaomi 15T Tembus 1,9 Juta Benarkah Performa Dimensity 8400 Ultra Setara Flagship

Smallest Font
Largest Font

Skor AnTuTu Xiaomi 15T baru saja keluar dan angkanya sukses membuat saya tercengang karena berhasil menembus 1,9 juta poin. Sebagai penguji yang sering skeptis dengan klaim performa di atas kertas, angka ini jelas memicu rasa penasaran yang mendalam. Pertanyaan besarnya, apakah performa nyata dari racikan MediaTek Dimensity 8400 Ultra ini benar-benar bisa menyamai performa ponsel flagship mahal?

Banyak produsen sering kali memamerkan angka benchmark tinggi yang terkadang tidak mencerminkan kestabilan performa harian pengguna. Namun, Xiaomi 15T tampaknya ingin mendobrak stigma tersebut melalui integrasi komponen mutakhir yang sangat agresif. Mari kita bedah secara kritis apakah performa monster ini hanya sekadar gimik atau lompatan teknologi yang nyata.

Berdasarkan data pengujian terpercaya dari nanoreview.net, total skor AnTuTu 11 yang diraih oleh Xiaomi 15T adalah sebesar 1.915.524 poin. Angka mendekati dua juta ini menempatkannya di posisi yang sangat elite untuk standar performa komputasi modern saat ini. Bagi saya, pencapaian ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena lompatannya sangat masif.

Ketika saya melihat rincian skor per komponen, terlihat jelas di mana letak kekuatan utama dari perangkat ini. Pengujian ini membagi performa ke dalam empat sektor krusial, yaitu CPU, GPU, Memori, dan UX.

Bedah Performa Sektoral CPU dan GPU

Sektor CPU pada perangkat ini mengantongi skor sebesar 601.024 poin, sebuah angka yang membuktikan kekuatan pemrosesan data mentahnya. Sementara itu, sektor grafis yang ditenagai oleh komponen GPU berhasil mencatatkan skor sebesar 581.727 poin. Kombinasi dua sektor utama ini menjadi fondasi kuat mengapa perangkat ini sangat responsif dalam menangani beban kerja komputasi yang berat.

Performa Kecepatan Memori dan Kenyamanan UX

Pada pengujian sektor memori, sistem berhasil mencetak skor sebesar 320.685 poin berkat penggunaan arsitektur penyimpanan digital yang super cepat. Terakhir, sektor User Experience (UX) meraih skor 412.008 poin, yang menandakan bahwa optimasi antarmuka berjalan sangat mulus. Semua angka performa sektoral ini membentuk satu kesatuan ekosistem performa yang solid.

Rincian Skor Benchmark AnTuTu 11 Xiaomi 15T
Sektor Pengujian AnTuTu 11Skor yang Dihasilkan
CPU601.024
GPU581.727
Memory320.685
UX412.008
Total Skor1.915.524

Rahasia Dapur Pacu MediaTek Dimensity 8400 Ultra

Tentu saja skor AnTuTu 11 yang perkasa tersebut tidak muncul dari ruang hampa melainkan berkat penggunaan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultra. Chipset ini dirancang menggunakan teknologi fabrikasi TSMC dengan litografi 4 nm yang terkenal efisien sekaligus bertenaga. Menurut saya, keputusan menggunakan arsitektur 4 nm TSMC adalah langkah paling aman untuk menjaga suhu tetap stabil.

Arsitektur CPU di dalam MediaTek Dimensity 8400 Ultra ini mengusung konfigurasi 8 Cores yang sangat unik dengan Instruction Set ARMv9.2-A. Konfigurasi ini tidak menggunakan core efisiensi kecil yang lambat, melainkan seluruhnya memanfaatkan klaster core berperforma tinggi.

Konfigurasi Tiga Klaster Core Kecepatan Tinggi

Struktur prosesor internalnya dibagi menjadi tiga bagian utama untuk membagi beban kerja secara cerdas. Klaster pertama diisi oleh 1x Arm Cortex-A725 yang berjalan pada kecepatan clock tertinggi hingga 3.25GHz. Klaster kedua mengandalkan 3x Arm Cortex-A725 dengan clock hingga 3.0GHz untuk menangani aktivitas harian yang intensif.

Sedangkan untuk klaster ketiga, Xiaomi membenamkan 4x Arm Cortex-A725 yang disetel pada kecepatan clock hingga 2.1GHz. Ketiadaan core efisiensi rendah seperti Cortex-A510 menjelaskan mengapa skor CPU di AnTuTu bisa melonjak begitu tinggi. Semua core dipaksa siap sedia memproses komputasi rumit tanpa penundaan.

Kemampuan Grafis Mali-G720 MP7 dan Kecerdasan NPU 880

Urusan olah visual dan rendering grafis 3D sepenuhnya diserahkan kepada kartu grafis Mali-G720 MP7 yang sangat bertenaga. GPU ini mampu melibas game berat dengan frame rate tinggi tanpa mengalami gejala stuttering yang mengganggu kenyamanan visual. Ditambah lagi, kehadiran komponen NPU 880 bertugas mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan secara lokal pada perangkat.

Arsitektur all-big-core pada MediaTek Dimensity 8400 Ultra ini adalah langkah berani yang memaksa perangkat bekerja pada performa puncaknya setiap saat. Namun, konfigurasi tanpa core hemat daya ini menuntut sistem pendinginan internal yang jauh lebih ekstra agar tidak terjadi thermal throttling.
Xiaomi 15T review | Infofull

Sinergi RAM LPDDR5X dan Storage UFS 4.1 yang Super Kencang

Skor memori AnTuTu yang menembus angka 320 ribu poin ditopang oleh teknologi RAM LPDDR5X dengan kecepatan mentah mencapai 8533Mbps. Kecepatan transfer data sedahsyat ini memastikan aktivitas perpindahan antar aplikasi berat atau multitasking berjalan instan tanpa kendala. Sistem operasi tidak perlu menutup aplikasi di latar belakang karena pita memori yang tersedia sangat lapang.

Kehadiran RAM kencang ini berpadu sempurna dengan teknologi penyimpanan internal berstandar UFS 4.1 yang sangat responsif. Kecepatan baca dan tulis data pada UFS 4.1 membuat proses instalasi game berukuran puluhan gigabyte selesai dalam hitungan detik. Xiaomi menyediakan dua varian kombinasi memori untuk perangkat ini, yaitu opsi 12/256 GB dan opsi tertinggi 12/512 GB.

Layar AMOLED Premium yang Memanjakan Mata

Performa mesin yang buas akan terasa sia-sia jika tidak diimbangi oleh kualitas panel visual yang mumpuni. Xiaomi 15T untungnya mengusung layar Flat AMOLED seluas 6.83 inci dengan resolusi tajam 1280 x 2772 piksel yang menghasilkan kerapatan hingga 447ppi. Tampilan antarmuka terasa sangat mulus berkat dukungan refresh rate yang adaptif hingga 120Hz.

Panel ini mampu memancarkan kekayaan warna hingga 68 miliar warna dengan cakupan standar sinematik DCI-P3, HDR10+, serta Dolby Vision®. Layar ini juga dilapisi kaca pelindung Corning® Gorilla® Glass® 7i yang memberikan proteksi tangguh dari risiko goresan sehari-hari. Sensitivitas layarnya didukung touch sampling rate 480Hz yang bisa melonjak hingga 2560Hz instantaneous touch sampling rate pada mode Game Turbo.

Kenyamanan mata pengguna saat menatap layar dalam kondisi gelap juga sangat diperhatikan melalui fitur Dimming up to 3840Hz PWM. Sektor perlindungan mata ini bahkan telah mengantongi tiga sertifikasi resmi sekaligus dari lembaga pengujian global TÜV Rheinland.

  • TÜV Rheinland Low Blue Light (Hardware Solution) untuk mereduksi paparan cahaya biru berbahaya.
  • TÜV Rheinland Flicker Free guna menghilangkan kedipan layar yang membuat mata cepat lelah.
  • TÜV Rheinland Circadian Friendly yang menjaga ritme tidur biologis pengguna tetap seimbang.

Kelebihan lain yang menurut saya sangat fungsional adalah hadirnya teknologi Wet touch technology pada layar ini. Fitur ini membuat layar tetap responsif mendeteksi sentuhan jari secara akurat meskipun permukaan kaca sedang terkena tetesan air. Karakteristik layar datar ini juga mempermudah pemasangan pelindung layar tambahan tanpa kendala estetika.

Sistem Kamera Leica Summilux yang Profesional

Beralih ke sektor fotografi, Xiaomi 15T tidak mengorbankan kualitas kamera demi performa performa mesin semata. Perangkat ini dilengkapi sistem lensa optik profesional Leica Summilux dengan kode spesifikasi optik VARIO-SUMMILUX 1:1.7-2.2/15-46 ASPH. Kolaborasi dengan produsen kamera legendaris asal Jerman ini menghasilkan karakteristik warna foto yang sangat berkarakter.

Kamera utama menggunakan lensa Leica 23mm beresolusi 50MP yang dipadukan dengan sensor gambar premium Light Fusion 800. Sensor ini mengadopsi teknologi 2.0µm 4-in-1 Super Pixel dengan bukaan f/1.7 serta dilengkapi sistem stabilitas mekanis OIS. Hasil tangkapan gambar pada kondisi minim cahaya terlihat sangat bersih dengan rentang dinamis yang sangat luas.

Untuk kebutuhan dokumentasi jarak jauh, tersedia kamera telefoto Leica 46mm beresolusi 50MP dengan bukaan lensa f/1.9 yang tajam. Sementara untuk menangkap pemandangan luas, pengguna bisa memanfaatkan kamera ultra-wide Leica 15mm beresolusi 12MP f/2.2 yang menawarkan sudut pandang hingga 120° FOV. Konfigurasi tiga kamera belakang ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk berbagai skenario fotografi profesional.

Kekurangan Xiaomi 15T yang Perlu Diperhatikan

Meskipun skor benchmark AnTuTu miliknya terlihat sangat menggiurkan, ponsel ini jelas tidak luput dari kekurangan yang patut dikritisi. Masalah utama yang membayangi arsitektur all-big-core pada Dimensity 8400 Ultra adalah manajemen suhu saat beban kerja ekstrem berkelanjutan. Ketiadaan core efisiensi daya membuat konsumsi daya baterai terasa sedikit lebih boros saat ponsel berada dalam kondisi idle atau hanya memutar musik.

Selain itu, tingkat kecerahan maksimal Peak brightness yang diklaim mencapai 3200 nits hanya bisa aktif pada area 25% dari total permukaan layar. Artinya, dalam skenario penggunaan harian di bawah terik matahari langsung, tingkat kecerahan menyeluruh tidak akan setinggi angka klaim tersebut. Hal-hal mendetail seperti ini yang sering kali luput dari perhatian calon pembeli yang hanya terpaku pada angka promosi.

Ketiadaan opsi slot memori eksternal juga memaksa Anda untuk bijak sejak awal dalam memilih varian kapasitas penyimpanan internal. Jika Anda sering merekam video beresolusi tinggi, varian penyimpanan basis 256 GB mungkin akan terasa cepat penuh dalam beberapa bulan pemakaian. Varian storage UFS 4.1 berkapasitas 512 GB adalah pilihan yang jauh lebih aman untuk jangka panjang.

Xiaomi 15T secara keseluruhan membuktikan bahwa skor AnTuTu 1,9 juta bukan sekadar angka hiasan berkat sokongan MediaTek Dimensity 8400 Ultra. Ponsel ini sangat cocok untuk pengguna yang mengutamakan kecepatan pemrosesan data, kemampuan gaming kompetitif, serta kualitas fotografi Leica yang matang. Namun, Anda harus siap berkompromi dengan manajemen suhu yang terasa lebih hangat serta konsumsi daya baterai yang sedikit lebih agresif sebagai konsekuensi dari performa monsternya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed