Suzuki S-Presso Tawarkan Harga Kompetitif Mulai Rp172 Jutaan
Suzuki S-Presso menjadi salah satu city car yang banyak menarik perhatian konsumen karena menawarkan harga kompetitif untuk mobilitas harian. Dilansir dari Moladin, banderol resmi kendaraan kompak ini masih bertahan di kisaran Rp170 jutaan pada periode Juli 2026.
Kendaraan yang diimpor utuh atau CBU (Completely Built Up) dari India ini membawa konsep desain menyerupai SUV compact. Karakter tersebut membuat tampilannya berbeda dari mayoritas mobil perkotaan lain di Indonesia.
Berdasarkan daftar harga resmi Suzuki Indonesia per Juli 2026, model ini dipasarkan dalam dua pilihan tipe transmisi dengan rincian harga OTR Jakarta sebagai berikut.
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| Suzuki S-Presso MT | Rp172,6 juta |
| Suzuki S-Presso AGS | Rp182,6 juta |
Nominal tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan produsen serta diler di masing-masing wilayah. Meski begitu, banderol ini dinilai tetap kompetitif jika disandingkan dengan kelengkapan fitur yang dibawa. Mobil ini dirancang dengan dimensi panjang 3,56 meter, lebar 1,52 meter, tinggi 1,56 meter, serta jarak poros roda atau wheelbase sepanjang 2,38 meter.
Ukuran yang ringkas ini mempermudah pengemudi bermanuver di jalan sempit maupun ruang parkir terbatas. Kelebihan lain terletak pada jarak terendah ke tanah atau ground clearance yang mencapai 180 mm. Spesifikasi ini memberikan rasa tenang saat melintasi jalan bergelombang, polisi tidur, hingga genangan air tipis di jalanan perkotaan.
Untuk memenuhi preferensi konsumen, tersedia lima pilihan kelir bodi. Pilihan tersebut meliputi Sizzle Orange, Solid Fire Red, Granite Gray Metallic, Silky Silver Metallic, dan White.
Fasilitas Kabin Modern dan Fitur Keselamatan
Memasuki area interior, kabin mobil ini dibekali perangkat hiburan berupa layar sentuh berukuran 7 inci. Komponen head unit tersebut sudah terintegrasi dengan konektivitas smartphone guna mempermudah akses navigasi serta hiburan.
Setir kendaraan telah dilengkapi tombol pengatur audio (audio steering switch) agar pengemudi tetap fokus menatap jalan. Selain itu, kaca spion juga dapat diatur secara elektronik melalui fitur electric mirror tanpa harus membuka jendela.
Pada tipe transmisi AGS, terdapat tambahan fitur Hill Hold Control. Sistem keselamatan ini berfungsi menahan laju kendaraan selama beberapa detik sewaktu berhenti di medan tanjakan.
Efisiensi Bahan Bakar Mesin K10C Dual Jet
Sektor dapur pacu mengandalkan mesin K10C Dual Jet dengan kubikasi sebesar 998 cc. Unit penggerak tersebut mampu memproduksi tenaga hingga 66 dk pada putaran 5.500 rpm serta torsi puncak 89 Nm di 3.500 rpm.
Daya dari mesin disalurkan menuju roda penggerak melalui opsi transmisi manual 5 percepatan atau Auto Gear Shift (AGS) 5 percepatan. Penerapan teknologi Dual Jet diklaim mampu mengoptimalkan efisiensi pembakaran di dalam ruang mesin.
Mengenai konsumsi bahan bakar, pengujian mencatat angka sekitar 20,5 km/liter untuk rute dalam kota. Sementara untuk rute luar kota atau jalan tol dengan kecepatan konstan, catatannya mencapai 23,4 km/liter, dan berada di kisaran 28 km/liter untuk penggunaan kombinasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow