Timnas Indonesia Tambah Dua Pemain Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
Kekuatan lini serang Timnas Indonesia dipastikan bakal bertambah menjelang turnamen mendatang. Dua pemain keturunan baru, Mitchell Baker dan Luke Vickery, kini siap menjadi opsi di lini depan skuad Garuda, seperti dikutip dari Bola. Keduanya resmi memegang KTP Indonesia setelah permohonan kewarganegaraan mereka mendapatkan persetujuan dalam sidang paripurna DPR RI.
Mitchell Baker merupakan penyerang berusia 19 tahun yang saat ini bermain untuk Georgetown University di kompetisi NCAA Amerika Serikat.
Pemain yang lahir di Melbourne pada 11 Desember 2006 tersebut memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Yogyakarta. Sementara itu, Luke Vickery adalah penyerang berumur 20 tahun yang kini membela klub kasta tertinggi Australia, Macarthur FC.
Vickery memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Kehadiran dua talenta muda ini memberikan angin segar bagi pelatih John Herdman dalam meramu strategi penyerangan.
Sebelumnya, sektor juru gedor Timnas Indonesia dinilai terlalu bergantung pada sosok Ole Romeny. Kini, John Herdman memiliki alternatif baru untuk mempertajam lini depan dalam menghadapi agenda kompetisi terdekat. PSSI sendiri menargetkan skuad Garuda untuk meraih trofi juara pada ajang Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup.
Berdasarkan jadwal, Piala AFF 2026 akan digulirkan mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 1996 dengan nama Piala Tiger, Indonesia tercatat belum pernah merasakan gelar juara. Selain itu, agenda baru bertajuk FIFA ASEAN Cup bakal diselenggarakan pada 21 September sampai 6 Oktober 2026. Sebagai turnamen perdana di bawah kalender resmi FIFA untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia mengusung misi besar untuk keluar sebagai jawara.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, turut memberikan pandangannya mengenai peresmian status WNI bagi Baker dan Vickery.
Pria yang akrab disapa Bung Ropan ini menjelaskan bahwa proses naturalisasi kini tinggal menunggu penerbitan keputusan presiden. "Presiden akan menurunkan keputusan presiden yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto," kata Ropan.
"Setelah presiden tanda tangan, kemudian akan ditentukan tanggal pengambilan sumpah Mitchell Baker dan Luke Vickery. Wah, luar biasa. Ini kabar bagus ya," imbuh Ropan.
Rencana Pemusatan Latihan di Bali
Timnas Indonesia dijadwalkan bakal menggelar pemusatan latihan di Pulau Dewata, Bali, untuk mempersiapkan tim menuju Piala AFF. Kedua pemain baru tersebut berpeluang besar untuk dipanggil agar bisa dipantau langsung oleh tim pelatih. "John Herdman tentunya akan melihat kemungkinan apakah mereka berdua bisa tersedia untuk Piala AFF. Semoga keduanya bisa bergabung dan mendapat izin dari klubnya masing-masing," ujar Ropan.
Kendati demikian, kepastian pemanggilan Mitchell Baker dan Luke Vickery sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala.
Piala AFF yang tidak masuk dalam kalender resmi FIFA membuat tim pelatih harus memutar otak dalam menyusun komposisi skuad. Sejumlah pemain pilar yang merumput di Eropa dipastikan absen, di antaranya Jay Idzes, Calvin Verdonk, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Justin Hubner, Kevin Diks, serta Emi Audero. Oleh karena itu, John Herdman bakal mengoptimalkan kombinasi pemain yang berkarier di kompetisi domestik tanah air.
"Yang pasti, John Herdman sebagai pelatih sudah menyiapkan tim untuk TC di Bali. Apakah Mitchell Baker dan Luke Vickery bisa diturunkan ke Piala AFF, seperti yang saya singgung semoga mereka mendapat izin dari klubnya," kata Ropan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow