Timnas Indonesia Tekuk Mozambik Melalui Gol Tunggal Ole Romeny
Timnas Indonesia sukses memetik kemenangan tipis saat menghadapi Mozambik dalam laga uji coba internasional FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026). Gol tunggal penentu kemenangan skuad Garuda dilesakkan oleh Ole Romeny pada menit ke-11, yang menjadi satu-satunya pembeda sepanjang jalannya pertandingan tersebut, seperti dilansir dari Bola. Hasil positif ini mendatangkan kepuasan bagi juru taktik Indonesia, John Herdman, karena para pemain dinilai telah menerapkan skema permainan yang diinstruksikannya dengan sangat baik.
Kemenangan ini terbilang impresif mengingat peringkat dunia sang lawan berada di atas Indonesia, di mana Mozambik menempati ranking 102 FIFA sedangkan Indonesia berada di posisi 119.
Dominasi permainan langsung ditunjukkan oleh armada John Herdman sejak awal paruh pertama melalui penerapan tekanan tinggi yang membuat barisan pertahanan lawan kerap melakukan kesalahan. Skuad Garuda langsung mengancam lewat sundulan Elkan Baggott yang membentur tiang gawang pada menit kedua sebelum akhirnya Ole Romeny mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Ragnar Oratmangoen.
Lini belakang yang dikomandoi Rizky Ridho tampil solid dan beberapa kali ikut membantu serangan hingga area penalti lawan bersama bek tengah lainnya, Kevin Diks. Memasuki paruh kedua, Mozambik mulai bangkit memberikan perlawanan sengit hingga memaksa penjaga gawang Marteen Paes melakukan dua penyelamatan krusial demi menjaga keperawanan gawangnya.
Mantan penggawa Timnas Indonesia, I Made Pasek Wijaya, memberikan apresiasi terhadap gaya bermain kolektif yang diperagakan oleh lini depan Indonesia yang aktif melakukan rotasi posisi. "Menarik. Kadang Ole turun menjemput bola, posisinya sebagai striker digantikan Ragnar.
Ini terjadi seperti sudah otomatis. Bagi lawan, ini hal yang menyulitkan. Mereka kesulitan mengawal pemain depan Indonesia," kata mantan pemain Pelita Jaya tersebut.
Penampilan impresif juga ditunjukkan oleh Joey Pelupessy yang mengawal lini tengah dengan mencatatkan 63 operan akurat sekaligus menjadi pemutus momentum serangan balik dari tim lawan.
Lini Belakang
Marteen Paes mendapatkan nilai 7,5 setelah tampil sigap menghalau serangan berbahaya di babak kedua dan berhasil mencatatkan cleansheet melalui dua penyelamatan penting.
Rizky Ridho yang diberi nilai 7 tampil aktif memotong serangan dan membantu ofensif sebelum akhirnya menjadi pemain pertama yang ditarik keluar lapangan pada babak kedua. Elkan Baggott memperoleh nilai 7 berkat kontribusinya dalam mengalirkan bola dari lini belakang serta peluang emasnya yang mengenai tiang gawang pada awal laga. Kevin Diks meraih nilai 7 setelah melakukan aksi penyelamatan krusial di garis gawang pada menit ke-26 serta kontribusinya sebagai pengambil tendangan sudut.
Lini Tengah
Dony Tri Pamungkas diberi nilai 7 berkat fleksibilitasnya bermain di posisi sayap kanan dan sukses melepaskan beberapa umpan silang akurat menggunakan kaki kiri andalannya.
Ivar Jenner mengantongi nilai 7 atas ketenangannya dalam menjaga penguasaan bola di area tengah lapangan meskipun minim melepaskan umpan-umpan terobosan. Joey Pelupessy mendapat nilai 7,5 setelah menjadi kreator utama di lini tengah dengan jumlah operan sukses tertinggi mencapai 63 passing sepanjang pertandingan.
Calvin Verdonk memperoleh nilai 7,5 lewat performa apiknya di dua posisi berbeda, yakni sebagai sayap kiri pada paruh pertama dan menjadi gelandang di paruh kedua.
Lini Depan
Marselino Ferdinan mendapat nilai 6,5 karena masih terlihat membutuhkan waktu adaptasi untuk mengembalikan performa terbaiknya setelah sempat absen akibat menderita cedera.
Ole Romeny diberi nilai 7,5 setelah menjadi pahlawan kemenangan lewat gol cepatnya serta menunjukkan ketenangan tinggi saat berhadapan dengan barisan belakang lawan.
Ragnar Oratmangoen meraih nilai 7,5 atas kontribusi assist matangnya untuk gol Ole Romeny serta kerja sama efektif yang ditunjukkannya di sektor penyerangan sayap.
Pemain Pengganti
Rayhan Hannan dinilai 6,5 karena belum memberikan dampak besar di babak kedua lantaran situasi permainan yang lebih banyak dikuasai oleh skuad Mozambik. Nathan Tjoe mendapat nilai 6,5 setelah gagal mengonversi peluang emas di depan gawang menjadi gol karena sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang. Sandy Walsh mengantongi nilai 6,5 setelah langsung fokus memperkuat organisasi pertahanan saat tim nasional berada dalam situasi tekanan dari tim lawan.
Beckham Putra mendapatkan nilai 6 karena tidak memiliki waktu yang cukup untuk memberikan kontribusi permainan setelah baru dimasukkan pada satu menit terakhir menjelang laga usai.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow