West Ham Tolak Jual Murah Joao Fernandes ke Manchester United
Rencana Manchester United untuk mengamankan tanda tangan gelandang West Ham United, Joao Fernandes, dipastikan tidak akan berjalan mudah. Klub berjuluk The Hammers tersebut dilaporkan enggan melepas sang pemain dengan harga murah, meskipun mereka baru saja terdegradasi ke Divisi Championship. Pemegang saham West Ham, Daniel Kretinsky, menegaskan bahwa klubnya saat ini tidak dalam kondisi finansial yang mendesak untuk menjual para pemain bintangnya.
Dilansir dari Bola, Fernandes menjadi salah satu nama yang paling sering dikaitkan dengan pintu keluar dari Stadion London setelah timnya gagal bertahan di Premier League.
Gelandang berusia 21 tahun asal Portugal tersebut baru saja didatangkan dari Southampton pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Meski West Ham harus turun kasta, performa individu Fernandes dinilai tetap luar biasa sepanjang musim dan membuatnya menjadi salah satu aset termahal klub.
Penampilan gemilangnya memicu minat dari sejumlah klub raksasa Eropa, termasuk Manchester United yang ingin memperkuat lini tengah mereka di bawah kepemimpinan pelatih baru, Michael Carrick. Manchester United sebenarnya telah menyepakati transfer gelandang asal Brasil, Ederson, dari Atalanta. Namun, klub berjuluk Setan Merah tersebut dilaporkan masih berburu satu gelandang baru lagi.
Fernandes dinilai sebagai opsi yang sangat realistis untuk didatangkan ke Old Trafford dibandingkan beberapa nama lain seperti Elliot Anderson, Adam Wharton, dan Carlos Baleba. Meski begitu, upaya Manchester United dipastikan mendapat tantangan berat dari klub besar lainnya. Juara bertahan Premier League, Arsenal, dikabarkan turut memantau situasi pemain muda tersebut, disusul oleh Real Madrid yang kini dilatih oleh Jose Mourinho.
Harga Tinggi dan Komitmen Manajemen West Ham
Pihak West Ham dilaporkan telah menetapkan banderol sebesar 80 juta paun bagi siapa saja yang ingin memboyong Fernandes pada jendela transfer kali ini.
Kretinsky secara tegas menyatakan bahwa klub tidak akan memberikan potongan harga atau diskon khusus untuk pemain penting mereka. "Kami memiliki strategi yang sangat kredibel," kata Kretinsky kepada The Times. "Kami tidak perlu menjual pemain karena alasan finansial.
Kami melakukan semua ini untuk memastikan bisa langsung kembali promosi ke Premier League. Itulah satu-satunya tujuan kami," jelasnya.
Kretinsky juga menambahkan bahwa beberapa pemain inti masih menunggu komitmen nyata dari klub sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan karier mereka.
"Pemain-pemain kunci sedang menunggu kami. Mereka ingin melihat bahwa ada peluang nyata untuk mempertahankan skuad ini tetap bersama. Yang terpenting adalah pendanaan, strategi, dan konsistensi."
"Kami sudah berbicara dengan mereka semua. Mereka harus melihat bahwa proyek yang kami jalankan benar-benar nyata dan serius. Promosi adalah satu-satunya target kami," lanjut Kretinsky.
Langkah Antisipasi Manchester United
Sektor gelandang memang menjadi fokus utama pembenahan skuad Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepergian Casemiro serta spekulasi kepindahan Manuel Ugarte dari Old Trafford.
Kabarnya, kubu Setan Merah sudah memulai komunikasi awal dengan manajemen West Ham untuk membahas potensi transfer Fernandes. Bahkan, kapten Manchester United, Bruno Fernandes, dilaporkan sudah memberikan persetujuan penuh agar pihak klub segera merekrut rekan senegaranya tersebut. Di sisi lain, Arsenal yang diarsiteki Mikel Arteta juga terus bersiap untuk melakukan manuver transfer guna mempertahankan kekuatan skuad juara mereka menyambut musim baru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow