Xiaomi Luncurkan TV Stick HD Generasi Kedua Berbasis Google TV Secara Global
Xiaomi secara resmi meluncurkan perangkat streaming terbarunya yaitu Xiaomi TV Stick HD 2nd Gen untuk pasar global pada Rabu, 15 Juli 2026. Perangkat portable ini hadir dengan peningkatan signifikan berupa integrasi sistem operasi Google TV dan dukungan sistem audio imersif untuk mengubah televisi biasa menjadi smart TV.
Kehadiran produk ini memperluas portofolio perangkat hiburan rumah tangga Xiaomi yang berbasis ekosistem Google. Berdasarkan laporan dari gadget.viva.co.id, peluncuran global ini menyasar konsumen yang membutuhkan perangkat streaming ringkas dengan antarmuka modern namun tetap mempertahankan efisiensi harga.
Perangkat ini diproyeksikan menjadi pesaing kuat di pasar dongle streaming kelas menengah berkat adopsi Google TV yang menawarkan personalisasi konten lebih baik dibandingkan generasi Android TV sebelumnya. Selain itu, pembaruan pada sektor audio dan konektivitas menjadi daya tarik utama bagi para pengguna bioskop rumah (home theater).
Spesifikasi dan Fitur Unggulan Xiaomi TV Stick HD Generasi Kedua
Xiaomi TV Stick HD 2nd Gen mempertahankan desain minimalis berbentuk dongle yang langsung dipasang ke port HDMI televisi. Perangkat ini dipersenjatai dengan prosesor Quad-core Cortex-A35 yang dikombinasikan dengan RAM 1 GB serta penyimpanan internal eMMC sebesar 8 GB.
Sistem Operasi Google TV dan Audio Dolby
Berbeda dengan pendahulunya, perangkat ini sudah mengadopsi Google TV sebagai antarmuka utama. Sistem ini memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi konten yang dikurasi langsung di layar utama berdasarkan kebiasaan menonton dari berbagai layanan streaming resmi.
Dari sektor audio, Xiaomi menyertakan dukungan sertifikasi Dolby Atmos dan DTS-HD. Pengalaman audio imersif ini dapat dinikmati secara optimal apabila perangkat dihubungkan ke pengeras suara eksternal atau soundbar yang mendukung teknologi serupa.
Konektivitas dan Kelengkapan Remote Kontrol
Untuk mendukung kelancaran streaming video beresolusi High Definition (HD) 1080p, dongle ini dilengkapi dengan Wi-Fi dual-band (2.4GHz dan 5GHz) serta Bluetooth 5.0. Penonton juga dapat memanfaatkan fitur Chromecast built-in untuk memproyeksikan konten dari smartphone langsung ke layar televisi.
Paket penjualan menyertakan remote kontrol Bluetooth khas Xiaomi yang mendukung perintah suara Google Assistant. Remote ini juga dilengkapi dengan beberapa tombol pintas khusus untuk mengakses platform streaming global populer secara instan.
Berikut adalah rincian spesifikasi teknis utama dari Xiaomi TV Stick HD 2nd Gen jika dibandingkan dengan alternatif perangkat TV Box Xiaomi kelas atas yang beredar di pasaran saat ini:
| Fitur dan Spesifikasi | Xiaomi TV Stick HD 2nd Gen | Xiaomi TV Box S 2nd Gen |
|---|---|---|
| Resolusi Output | HD 1080p | 4K Ultra HD |
| Sistem Operasi | Google TV | Google TV |
| Prosesor (CPU) | Quad-core Cortex-A35 | Quad-core Cortex-A55 |
| Kapasitas RAM | 1 GB | 2 GB |
| Memori Internal | 8 GB | 8 GB |
| Teknologi Audio | Dolby Atmos, DTS-HD | Dolby Atmos, DTS-HD, Dolby Vision |
| Konektivitas Fisik | HDMI, Micro USB | HDMI, USB 2.0, Audio Out |
Perkembangan Pasar Smart TV dan Perangkat Streaming Xiaomi
Langkah Xiaomi meluncurkan dongle Google TV ini sejalan dengan tren pasar di Indonesia dan global yang mulai beralih ke ekosistem Google TV terintegrasi. Selain perangkat eksternal, raksasa teknologi ini juga gencar merilis lini Smart TV seperti Xiaomi TV A Series berukuran 32 inci hingga 43 inci yang sudah langsung mengusung Google TV tanpa alat tambahan.
Menurut laporan dari radarbojonegoro.jawapos.com, permintaan terhadap Smart TV beresolusi tinggi dan perangkat streaming murah terus meningkat sepanjang tahun 2026. Konsumen cenderung memilih sistem Google TV karena kemudahan navigasi serta integrasi aplikasi bawaan yang dinilai lebih mulus dibandingkan platform OS TV lainnya.
Hingga saat ini, pihak Xiaomi belum mengumumkan rincian harga resmi untuk pasar Indonesia maupun tanggal ketersediaan barang di peritel lokal. Perangkat streaming portabel terbaru ini diprediksi segera meluncur di pasar Asia Tenggara dalam beberapa minggu ke depan melalui saluran distribusi resmi perusahaan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow