Alejandro Balde Tegaskan Barcelona Tidak Gentar Hadapi Real Madrid

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Persaingan sengit di kompetisi Liga Spanyol kembali memanas menjelang bergulirnya musim baru. Bek kiri Barcelona berusia 22 tahun, Alejandro Balde, menegaskan bahwa skuadnya tidak merasa gentar sedikit pun terhadap kekuatan Real Madrid, seperti dilansir dari Bola.

Klub rival asal Madrid tersebut memang melakukan pembenahan besar-besaran pada bursa transfer musim panas, termasuk menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih baru. Meski begitu, Balde menilai konsistensi performa internal Blaugrana jauh lebih krusial ketimbang memikirkan pergerakan tim lawan.

Menurut Balde, laga El Clasico memiliki arti penting namun bukan satu-satunya faktor penentu dalam perebutan trofi juara. Stabilitas penampilan di setiap pekan kompetisi menjadi kunci utama untuk mengamankan posisi puncak klasemen akhir.

“Real Madrid tetaplah Real Madrid, salah satu tim terbaik di dunia. Namun kami harus fokus kepada diri sendiri. Jika kami melakukan segalanya dengan benar, kami bisa meraih hal-hal besar,” ujar Balde.

Ia juga menambahkan bahwa deretan nama besar tidak langsung menjamin kemenangan di atas lapangan.

“Kami tidak takut kepada Real Madrid. Sepak bola dimainkan oleh 11 lawan 11, dan ketika berada di lapangan nama besar tidak berarti apa pun. Liga Spanyol berlangsung panjang dan kami hanya menghadapi mereka dua kali. Nasib La Liga bergantung kepada kami sendiri,” tegas Balde.

Ambisi Trofi dan Perkembangan Lamine Yamal

Memasuki musim 2026-2027, Balde memiliki target pribadi untuk terus meningkatkan level permainannya. Kehadiran delapan pemain berstatus juara dunia serta kepemimpinan pelatih Hansi Flick memberikan modal kepercayaan diri yang sangat tinggi bagi seluruh anggota tim.

“Target pertama saya, seperti setiap musim, adalah terus berkembang dan terus belajar. Saya masih pemain muda, baru berusia 22 tahun, dan masih memiliki banyak ruang untuk berkembang,” kata Balde.

Terkait perburuan gelar di kancah domestik maupun Eropa, pemain bertinggi badan 175 cm tersebut menyampaikan optimismenya.

“Kami menjalani dua musim yang sangat baik bersama Hansi Flick dan hampir memenangkan semua gelar domestik dalam dua tahun terakhir. Kami menginginkan lebih dan ingin terus berada di jalur yang sama. Liga Champions memang kompetisi paling bergengsi dan menjadi target kami, tetapi kami tidak boleh terobsesi.

“Kami harus melangkah sedikit demi sedikit dan bekerja keras karena hasil akan datang dengan sendirinya. Kami juga memiliki delapan juara dunia yang kembali dengan kepercayaan diri tinggi dan skuad yang luar biasa. Saya yakin hal-hal besar menanti kami,” lanjut Balde.

Selain membahas target tim, Balde memberikan pujian atas lonjakan performa Lamine Yamal yang baru menginjak usia 19 tahun. Ia menganggap Yamal sebagai salah satu talenta paling langka di dunia sepak bola saat ini.

“Apa yang sudah dia lakukan pada usia 19 tahun benar-benar luar biasa dan kami jarang melihat pemain seperti itu dalam dunia sepak bola. Jika dia menginginkannya dan menjadikannya sebagai target, dia bisa menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah,” ucap Balde.

Balde turut membeberkan kedekatan hubungannya dengan sang winger muda di luar lapangan.

“Dia adalah salah satu sahabat terbaik saya di ruang ganti, sosok yang rendah hati dan dekat dengan semua orang. Saya hanya bisa mengatakan hal-hal baik tentang dirinya,” tutur Balde.

Mengenai sengitnya persaingan di sesi latihan harian, Balde mengakui bahwa meredam pergerakan Yamal merupakan tantangan tersendiri.

“Ya, dia tetap bisa dihentikan, meskipun memang sulit. Kami sudah bermain bersama selama bertahun-tahun, dia mengenal saya dan saya juga mengenalnya,” kata Balde.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed