Arthur Fery Tembus Semifinal Wimbledon 2026 Usai Kalahkan Flavio Cobolli

Smallest Font
Largest Font

Petenis Inggris penerima fasilitas wild card, Arthur Fery, sukses menembus babak semifinal turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 setelah menumbangkan unggulan ke-10 dunia, Flavio Cobolli, di Centre Court pada Rabu (8/7/2026).

Dilansir dari Bola, kemenangan ini membuat Fery mencatatkan sejarah sebagai petenis tunggal putra Inggris keempat yang mampu mencapai semifinal Wimbledon. Pada usia 23 tahun, ia menjadi satu-satunya petenis putra tuan rumah penerima wild card yang pernah menembus perempat final Grand Slam pada era Open.

Keberhasilan tersebut juga langsung mendongkrak posisi Fery untuk pertama kalinya masuk ke jajaran 40 besar dunia. Selain itu, Fery dipastikan mengantongi hadiah uang sebesar 480 ribu poundsterling atau sekitar Rp11,6 miliar setelah melewati babak perempat final.

Fery lahir di Sevres, Prancis, dari keluarga dengan latar belakang olahraga dan bisnis yang kuat. Ibunya, Olivia, merupakan mantan petenis profesional, sementara ayahnya, Loic Fery, adalah miliuner sektor keuangan global sekaligus presiden klub Ligue 1, FC Lorient, yang memiliki kekayaan sekitar 275 juta poundsterling atau setara Rp6,6 triliun.

Kendati lahir dari keluarga berada, mantan pelatih Fery yang membimbingnya sejak usia 10 hingga 18 tahun, Craig Veal, mengungkapkan bahwa sang petenis tidak pernah mendapatkan perlakuan istimewa selama meniti karier.

"Dia tidak pernah mendapatkan perlakuan berbeda dari anak-anak lain. Dia tidak pernah mendapat keistimewaan apa pun. Dia menginap di hotel yang sama seperti pemain lain dan menjalani semuanya dengan cara yang sama," ujar Craig Veal, mantan pelatih Fery.

Veal menambahkan bahwa orang tua Fery sengaja membatasi berbagai fasilitas demi menjaga kerendahan hati putra mereka sejak usia muda.

"Kalau pun ada perbedaan, justru orang tuanya lebih menahan diri dibanding keluarga pemain lain. Dia lebih jarang mengikuti turnamen internasional dibandingkan teman-teman seusianya saat berusia 11, 12, atau 13 tahun. Dia selalu memakai ponsel bekas. Tidak ada yang bisa menebak latar belakang keluarganya hanya dengan berbicara dengannya," kata Craig Veal.

Pada babak semifinal Wimbledon 2026, Arthur Fery dijadwalkan menghadapi tantangan besar melawan petenis peringkat ketiga dunia asal Jerman, Alexander Zverev.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow