Bandingkan Spesifikasi POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max di Indonesia
Xiaomi resmi mendatangkan POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max ke pasar Indonesia. Seperti dilansir dari Gadgetren, kedua ponsel ini dipasarkan dengan selisih harga melebihi Rp1 juta sehingga membawa perbedaan performa dan fitur yang cukup signifikan.
Dapur pacu POCO X8 Pro Max mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500s berfabrikasi 3nm. Prosesor ini menggabungkan inti ARM Cortex-X925, Cortex-X4, dan Cortex-A720 berkecepatan puncak 3,7GHz, dipadu GPU ARM Immortalis-G925 MC11 serta MediaTek NPU 890.
POCO X8 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8500-Ultra dengan fabrikasi 4nm. Komponen tersebut mengusung CPU ARM Cortex-A725 hingga 3,4GHz, pemroses grafis ARM Mali-G720 MC8, serta MediaTek NPU 880.
Dalam uji laboratorium internal, POCO X8 Pro Max mencatatkan skor AnTuTu sebesar 3.085.998. Sementara itu, POCO X8 Pro memperoleh skor AnTuTu sebesar 2.283.558.
Sistem pendingin POCO X8 Pro Max menggunakan 3D IceLoop System seluas 5.800mm2. Di sisi lain, POCO X8 Pro dibekali luas pendingin 5.300mm2.
Varian RAM POCO X8 Pro dimulai dari opsi 8GB, sedangkan opsi RAM 12GB khusus tersedia pada model berkapasitas media penyimpanan 512GB.
Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya
POCO X8 Pro Max menampung baterai silikon-karbon berkapasitas 8.500mAh dengan bobot perangkat 218 gram. Daya tahannya diklaim mencapai lebih dari 16 jam untuk panggilan video atau 15 jam bermain game.
Baterai silikon-karbon pada POCO X8 Pro berkapasitas 6.500mAh dengan bobot bodi 201,5 gram. Pengujian perusahaan menunjukkan ketahanan baterai ini berada di angka 12 jam untuk panggilan video atau 9 jam untuk bermain game.
Layar dan Kualitas Visual
Layar AMOLED POCO X8 Pro Max membentang 6,83 inci beresolusi 2772 x 1280 piksel. Sementara panel AMOLED POCO X8 Pro berukuran 6,59 inci dengan resolusi 2756 x 1268 piksel.
Kedua panel layar mendukung tingkat kecerahan puncak 3.500 nits, refresh rate 120Hz, Dolby Atmos, serta format HDR10+.
Kamera, Fitur Pelindung, dan Konektivitas
Kamera utama POCO X8 Pro Max menggunakan sensor Light Fusion 600. Di sisi lain, POCO X8 Pro mengandalkan sensor Sony IMX882.
Walau keduanya memegang sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K, POCO X8 Pro Max sanggup bertahan di kedalaman air 2 meter selama 30 menit. Ketahanan air POCO X8 Pro terbatas pada kedalaman 1,5 meter.
Bodi POCO X8 Pro Max mengantongi sertifikasi ketahanan jatuh, tekan, dan tekuk bintang lima dari SGS. Sektor biometriknya mengusung pemindai sidik jari ultrasonik, sementara POCO X8 Pro memakai sensor optik.
Konektivitas nirkabel POCO X8 Pro Max didukung teknologi Wi-Fi 7, sedangkan POCO X8 Pro mengadopsi Wi-Fi 6.
Khusus POCO X8 Pro, Xiaomi menghadirkan edisi Iron Man. Varian ini dihiasi ornamen superhero Marvel pada bodi belakang serta dilengkapi boks penjualan khusus, casing pelindung, kabel data, dan ejector kartu SIM bertema Iron Man.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow