Bola.com Rayakan Hari Jadi ke-11 dan Berkomitmen Garap Berita Olahraga Lokal
Fokus pemberitaan sepak bola lokal dan olahraga domestik menjadi strategi utama situs berita olahraga Bola.com untuk memenangi hati pembaca di Indonesia. Langkah tersebut diambil sebagai pembeda karena pada saat awal berdiri, mayoritas media olahraga di Nusantara lebih banyak mengulas sepak bola asing seperti Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia melalui metode tulis ulang berita luar negeri. Dikutip dari Bola, media yang lahir dari rahim Grup Emtek di lantai 8 SCTV Tower pada 2015 ini merayakan hari jadi yang ke-11 pada Selasa, 28 April 2026.
Apresiasi mengalir dari berbagai pihak untuk pencapaian ini, termasuk dari CEO Emtek Media Sutanto Hartono, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, hingga para atlet.
Sejak awal diluncurkan, media ini mengusung idealisme untuk mendorong olahraga lokal agar mampu meraih prestasi di tingkat dunia dengan mengandalkan kemandirian sumber berita. Guna menghasilkan karya otentik dan menghindari praktik copy-paste dari media asing, penulisan berita ditopang oleh jaringan penulis serta kontributor di berbagai provinsi yang menjadi kantong massa sepak bola.
Kondisi awal pendirian media sempat menghadapi tantangan berat ketika PSSI dan pengelola kompetisi dilarang memutar liga oleh FIFA akibat dualisme yang terjadi sejak 2012. Minimnya bahan tulisan yang didominasi konflik internal PSSI dengan FIFA sempat membuat jajaran manajemen Grup Emtek meminta peninjauan ulang terhadap strategi masa depan media olahraga ini.
Kendati demikian, jajaran pemegang kebijakan redaksi tetap mempertahankan komitmen tersebut karena melihat kompetisi industri media berlangsung untuk jangka panjang. Strategi itu membuahkan hasil dalam sebelas tahun perjalanannya dengan menempatkan media ini secara konsisten di posisi tiga besar peringkat similar web, bahkan sering berada di urutan pertama. Saat ini operasional redaksi diawaki oleh kurang dari 20 personel editorial teks serta multimedia yang bergerak bersama jaringan kontributor daerah.
Eksistensi pers mainstream dinilai akan tetap menjadi pilar kehidupan peradaban melalui fungsi dasarnya sebagai penyalur berita, penguji kebenaran, serta pengasah kebijakan publik.
Di tengah dinamika industri media global dan perkembangan media sosial, kecintaan awak redaksi pada profesi diharapkan terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow