Pemerintah Kabupaten Bone Bolango Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kendalikan Penyakit ATM

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango memperkuat sinergi lintas sektor dan kemitraan multipihak untuk mengendalikan penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) pada Selasa (9/6/2026). Langkah strategis di bawah kepemimpinan Bupati Ismet Mile ini difokuskan melalui integrasi program yang menyeluruh. Persoalan serius ketiga penyakit tersebut berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, sehingga penanganannya tidak dapat dilakukan secara parsial, sebagaimana dilansir dari Sharenews.

Upaya pengendalian ini memerlukan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, puskesmas, sektor swasta, organisasi masyarakat, hingga dunia pendidikan. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Bone Bolango mengambil peran strategis untuk memastikan penanganan ATM masuk dalam dokumen pembangunan daerah. Isu kesehatan ini diintegrasikan ke dalam RPJMD, RKPD, hingga Renja Perangkat Daerah demi menjamin dukungan anggaran yang memadai.

Selain menggunakan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango juga mendorong optimalisasi pemanfaatan Dana Desa di tingkat tapak. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendanai program edukasi kesehatan, pendampingan desa, penguatan data dan monitoring, serta kampanye perilaku hidup bersih dan sehat secara masif.

Implementasi program ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai fungsi masing-masing. Dinas Kesehatan berfokus pada deteksi dini, pengobatan, surveilans, dan edukasi, sementara Bappeda Litbang memastikan sinkronisasi perencanaan anggaran, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memperkuat kebijakan pemanfaatan Dana Desa. Kemitraan juga diperluas dengan menggandeng perguruan tinggi, media massa, tokoh agama, organisasi kepemudaan, PKK, lembaga swadaya masyarakat, hingga pihak BUMN dan BUMD melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengakui adanya tantangan di lapangan, seperti belum optimalnya integrasi program lintas sektor, keterbatasan data berbasis desa, serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini. Guna mengatasi hambatan itu, pemkab berkomitmen meningkatkan koordinasi antar-sektor, kapasitas aparatur desa, serta kader kesehatan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow