Desa Lombongo Mewakili Bone Bolango di Lomba Posyandu Gorontalo

Smallest Font
Largest Font

Desa Lombongo di Kecamatan Suwawa Tengah resmi terpilih mewakili Kabupaten Bone Bolango dalam Lomba Posyandu Gorontalo tingkat provinsi tahun 2026, Jumat (7/8/2026). Dilansir dari Ulanda, Posyandu Angkasa di desa tersebut mengandalkan integrasi layanan kesehatan dengan pendidikan dan literasi anak.

Penetapan Desa Lombongo dilakukan setelah melalui proses seleksi ketat secara berjenjang. Tahapan evaluasi dimulai dari tingkat kecamatan yang tersebar di 18 wilayah, sebelum akhirnya disaring oleh Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango.

Dari proses verifikasi tersebut, tim seleksi menetapkan lima desa terbaik, yakni Lombongo, Suwa Ayula Selatan, Bongopini, Poowo, dan Tanggidaa. Desa Lombongo berhasil meraih nilai tertinggi sehingga berhak menjadi wakil resmi kabupaten di tingkat provinsi.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Mile, menyampaikan kesiapan daerahnya saat menyambut kedatangan tim penilai provinsi.

"Kami siap dinilai. Yang kami harapkan bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi menunjukkan bahwa pelayanan Posyandu di Bone Bolango terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," kata Ruwaida Mile, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango.

Ruwaida menjelaskan bahwa partisipasi ini menjadi ajang evaluasi untuk memperbaiki pencapaian tahun sebelumnya. Pada edisi sebelumnya, perwakilan desa tersebut meraih posisi kedua di tingkat provinsi.

"Lombongo bukan dipilih secara langsung. Ada proses seleksi yang ketat. Dari lima desa terbaik, Lombongo memperoleh nilai tertinggi sehingga dipercaya mewakili Bone Bolango di tingkat provinsi," ujar Ruwaida Mile, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango.

Fasilitas di Posyandu Angkasa dikembangkan sebagai pusat layanan terpadu. Pengelola menghubungkan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan PAUD, perpustakaan desa, serta program literasi anak guna memperkuat peran fasilitas pelayanan dasar.

"Di Lombongo ada banyak inovasi. Tim penilai akan melihat langsung bagaimana layanan kesehatan dipadukan dengan pendidikan dan literasi. Itu yang menjadi salah satu kekuatan kami," katanya Ruwaida Mile, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango.

Inovasi lintas sektor ini dibangun bersama antara pemerintah desa dan para kader Posyandu. Pendekatan terpadu tersebut diterapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, tumbuh kembang anak, hingga kualitas sumber daya manusia.

"Target kami tentu hasil terbaik. Tapi yang lebih penting adalah memastikan inovasi yang sudah dibangun benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prestasi akan mengikuti jika kualitas pelayanan terus dijaga," ujar Ruwaida Mile, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bone Bolango.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow