Bupati Bone Bolango Minta Warga Tidak Takut Periksa TBC Dini
Bupati Bone Bolango Ismet Mile meminta masyarakat tidak membiarkan rasa takut dan malu menghalangi pemeriksaan kesehatan, terutama saat muncul gejala penyakit tuberkulosis atau TBC. Imbauan ini disampaikan dalam pembukaan pencanangan Desa Siaga Aktif Tuberkulosis di Desa Poowo Barat pada Selasa, 1 September 2026, sebagaimana dilansir dari Ulanda.
Ismet menegaskan agar warga tidak mengabaikan kondisi fisik dan segera memastikan kesehatan tubuh sebelum penyakit berkembang. Ia membagikan pengalaman pribadinya saat mendampingi sang istri berobat hingga menelan biaya hampir setengah miliar rupiah sebagai pengingat akan pentingnya pencegahan.
"Kesehatan itu sangat mahal. Sangat mahal sekali! Dan jangan dimain-mainkan," kata Ismet, Bupati Bone Bolango.
Pengalaman mahal tersebut mendasari pimpinan daerah ini untuk terus memotivasi warga agar mengutamakan pemeriksaan dini. Langkah tanggap dinilai menjadi modal utama dalam memutus rantai penularan di lingkungan sosial.
"Jangan kita mengambil sikap acuh tak acuh terhadap penyakit. Kita harus amankan diri kita semua," ujar Ismet.
Ia memaparkan bahwa TBC tergolong kondisi medis serius yang berisiko menyebar luas jika dibiarkan tanpa penanganan medis. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan memanfaatkan fasilitas pengobatan gratis yang sudah disiapkan oleh pemerintah dalam program Desa Siaga Aktif TBC.
"Mumpung di sini obatnya gratis. Tidak ada yang dibayar, betul Ibu Dokter? Sama sekali gratis!" kata Ismet.
Layanan pemeriksaan awal ini ditujukan bagi seluruh warga tanpa perlu menunggu gejala berat muncul. Langkah proaktif ini berfungsi mengonfirmasi status kesehatan sekaligus mencegah potensi penyebaran virus secara lebih luas.
"Saya minta tolong sampaikan kepada seluruh rakyat, salam hormat Bupati, agar mereka meskipun belum kena penyakit, tetapi sekadar ada deteksi dini, ada pemeriksaan awal, sehingga ada kepastian bahwa kita sehat dan tidak ada masalah," tutur Ismet.
Bagi warga yang terindikasi positif atau terinfeksi, pemerintah daerah mendesak penanganan medis segera secara konsisten hingga tuntas.
"Kalau sudah kena, jangan dibiarkan. Dia akan berkembang terus pada pribadi dan akan menjalar menular ke luar, akan lebih banyak yang kena penyakit TBC," ujar Ismet.
Selain rutin memeriksa diri dan mengikuti petunjuk petunjuk petugas kesehatan, warga juga diingatkan untuk menggunakan masker demi memperkecil risiko penularan TBC di Poowo Barat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow