Bupati Bone Bolango Ajak Penguatan Dasawisma demi Kesejahteraan Keluarga
Penguatan peran dasawisma kini didorong untuk menjadi ujung tombak pembangunan keluarga sekaligus perekat persatuan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango. Langkah strategis ini memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh jajaran Tim Penggerak (TP) PKK, camat, kepala desa, hingga warga luas. Seperti dilansir dari Ulanda, ajakan tersebut mengemuka saat pembukaan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Bone Bolango yang digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Acara tahunan tersebut berlangsung dengan melibatkan perwakilan kader dari berbagai wilayah. Apresiasi besar diberikan kepada para peserta yang antusias hadir dari berbagai kecamatan untuk memeriahkan rangkaian perlombaan. Penghargaan khusus secara verbal juga diarahkan bagi kader dari Kecamatan Pinogu yang menempuh perjalanan jauh demi menghadiri momentum tersebut.
Kehadiran seluruh kader dinilai mencerminkan ikatan silaturahmi yang kokoh di antara keluarga besar PKK di daerah tersebut. Fokus utama dari kegiatan ini diarahkan pada esensi kebersamaan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kejuaraan bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menciptakan stabilitas, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Kabupaten Bone Bolango," kata Bupati. Kegiatan HKG PKK ke-54 ini ditegaskan bukan sekadar wadah kompetisi semata. Acara tersebut diposisikan sebagai momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor demi mendukung pembangunan daerah yang berbasis pada ketahanan keluarga.
Kondisi wilayah yang aman dan harmonis perlu senantiasa dijaga mulai dari lingkungan terkecil di tingkat dusun, desa, hingga kecamatan. Komunikasi yang efektif antara aparat kecamatan, kepala desa, dan kader PKK menjadi kunci kelancaran setiap program pemerintah. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango tengah menggencarkan pembentukan kelompok dasawisma di setiap pelosok wilayah. Kelompok ini diproyeksikan menjadi perpanjangan tangan efektif dalam menggerakkan program pemberdayaan masyarakat di akar rumput.
Melalui eksistensi kelompok dasawisma, implementasi program di bidang kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi keluarga diharapkan bisa berjalan lebih tepat sasaran. Distribusi manfaat program daerah pun diupayakan agar menyentuh langsung lapisan masyarakat terbawah secara merata. Di samping penguatan organisasi masyarakat, upaya peningkatan kualitas pelayanan publik juga direncanakan melalui langkah administratif. Pemerintah daerah memiliki rencana melakukan pemerataan jumlah penduduk melalui kebijakan pemekaran desa dan kecamatan untuk mempercepat pembangunan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow