Klub Jawa Timur Bersiap Tatap Kompetisi BRI Super League 2026/2027

Smallest Font
Largest Font

Persaingan kompetisi BRI Super League 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026. Sebanyak empat tim perwakilan Jawa Timur, yaitu Persebaya Surabaya, Arema FC, Persik Kediri, dan Madura United, terus mematangkan persiapan skuad mereka seperti dilansir dari Bola. Provinsi di ujung timur Pulau Jawa ini dikenal sebagai salah satu barometer sepak bola nasional dengan peta kekuatan yang solid.

Tiga di antara empat klub perwakilan daerah tersebut bahkan tercatat pernah mengamankan gelar juara liga kasta tertinggi. Sinyal kebangkitan tim-tim Jawa Timur mulai terlihat pada ajang Piala Presiden lalu, meskipun Persib Bandung mendominasi kompetisi dalam tiga musim terakhir. Persebaya dan Arema FC sukses menembus babak semifinal saat berhadapan dengan klub-klub dari kawasan ASEAN.

Persebaya bahkan menghentikan dominasi Persib di laga puncak Piala Presiden. Tim berjuluk Green Force tersebut mengamankan gelar juara setelah mengalahkan sang juara bertahan liga lewat adu penalti.

Persebaya Surabaya mematok target menjuarai BRI Super League 2026/2027 menjelang perayaan usia 100 tahun klub pada tahun depan. Selama masa uji coba, tim tak terkalahkan dalam lima laga, termasuk menumbangkan wakil Thailand, Port FC, serta klub Malaysia, Penang FC. Pelatih Bernardo Tavares membangun ulang kedalaman skuad Persebaya dengan mengandalkan pemain seperti Reza Arya, Yuran Fernandes, Diogo Ramalho, dan Ramadhan Sananta. Manajemen Persebaya memprediksi tim mampu finis di posisi 3 besar.

Arema FC di bawah asuhan pelatih Marcos Santos juga terus membenahi komposisi tim. Kedalaman skuad ditingkatkan lewat perekrutan pemain lokal seperti Alfeandra Dewangga, Robi Darwis, dan Mauro Zijlstra, meski harus kehilangan Dalberto Belo serta Joel Vinicius. Kematangan komposisi Singo Edan terlihat saat tampil di Piala Presiden melawan wakil Brunei Darussalam, DPMM FC, serta Tampines Rovers dari Singapura. Arema FC diproyeksikan berada di posisi 8 besar.

Sementara itu, Persik Kediri memilih fokus melakukan persiapan akhir dengan melawat ke Malaysia. Pelatih Marcos Reina mendatangkan Zanadin Fariz dan Althaf Indie dari Persis Solo, Fransiskus Alessandro dari Madura United, serta Eduardo Barbosa dari PSBS Biak untuk mendukung taktik penguasaan bola. Persik diprediksi menempati posisi 12 besar.

Di sisi lain, Madura United tidak melakukan banyak perubahan skuad menjelang musim baru. Laskar Sape Kerrap kehilangan sosok penting di lini depan setelah ditinggal Junior Brandao dan Fransiskus Alessandro. Namun, kembalinya Jaja yang menggantikan Kerim Palic diharapkan memberi dampak positif bagi lini tengah tim.

Madura United diprediksi berada di peringkat 16 besar pada akhir musim.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed