DLH Kota Gorontalo Ajak Warga Disiplin Buang Sampah
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo mengimbau masyarakat untuk memperketat kedisiplinan dalam membuang sampah sesuai dengan jadwal resmi. Langkah ini diambil karena volume produksi sampah di wilayah tersebut telah menyentuh angka 140 hingga 143 ton setiap harinya, seperti yang dilansir dari Ulanda pada Sabtu (18/7/2026).
Lonjakan kuantitas komoditas buangan ini dinilai berjalan linear dengan pertumbuhan jumlah penduduk setempat. Guna mengatasi tantangan tersebut, pemerintah daerah membagi area pelayanan kebersihan ke dalam 10 zona operasional yang mencakup sembilan kecamatan dan satu zona khusus di bawah kendali langsung DLH.
"Persoalan sampah tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar pengelolaan sampah berjalan optimal," kata Lukman Kasim, Kepala DLH Kota Gorontalo.
Aparatur daerah sebenarnya telah menetapkan jendela waktu pembuangan limbah rumah tangga bagi warga, yakni mulai pukul 22.00 hingga 06.00 Wita. Kendati demikian, Lukman Kasim mengakui masih banyak penduduk yang melanggar batas waktu tersebut dengan membuang sampah setelah armada kebersihan selesai melintas di pagi hari.
"Karena itu kami mengimbau masyarakat agar mematuhi jadwal pembuangan sampah dan saling mengingatkan antarwarga. Dengan disiplin bersama, lingkungan akan tetap bersih dan pelayanan persampahan dapat berjalan lebih efektif," ujar Lukman Kasim, Kepala DLH Kota Gorontalo.
Untuk menunjang efektivitas pembersihan di area permukiman, Pemerintah Kota Gorontalo telah mengoperasikan 54 unit bentor pengangkut sampah yang disebar ke seluruh kecamatan. DLH juga tengah merancang program pemilahan limbah dari tingkat rumah tangga dengan menunjuk 18 kelurahan sebagai proyek percontohan yang nantinya diintegrasikan dengan jaringan bank sampah.
Masyarakat juga diingatkan untuk mematuhi kewajiban iuran retribusi pelayanan kebersihan yang dipatok sebesar Rp25.000 per bulan bagi sektor rumah tangga, sedangkan bagi dunia usaha akan disesuaikan dengan skala operasionalnya. Seluruh dana tersebut nantinya dialokasikan kembali untuk membiayai program peningkatan kualitas fasilitas publik dan kebersihan kota secara berkelanjutan.
"Dengan kepedulian dan disiplin seluruh warga, kita bisa mewujudkan Kota Gorontalo yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali," pungkas Lukman Kasim, Kepala DLH Kota Gorontalo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow